Farrakhan: ISIS dan al-Qaeda Anak Haram Amerika

Selasa, 08 September 2015 - 12:00 WIB
Farrakhan: ISIS dan...
Farrakhan: ISIS dan al-Qaeda Anak Haram Amerika
A A A
ROSEMONT - Pemimpin gerakan agama sinkretis Nation of Islam (NOI) di Amerika Serikat (AS), Louis Farrakhan, blak-blakan menyebut ISIS dan al-Qaeda sebagai anak haram AS.

Menurutnya, kedua kelompok itu muncul akibat kebijakan luar negeri AS. “ISIS dan al-Qaeda adalah anak-anak haram dari kebijakan luar negeri AS,” katanya.

“Osama bin Laden adalah orang yang baik. Ketika Rusia ekspansi ke Afghanistan, Osama bin Laden dan ‘mujahidin’ pergi berjuang untuk membuat penyerang keluar dari Afghanistan. Amerika menyukai itu, ‘Anda berjuang untuk musuh saya, Anda teman saya’. Tapi saya akan menaruh teman dalam tanda kutip karena bagi Amerika tidak ada istilah teman,” kata Farrakhan.

”Mereka dibom begitu berat di Afghanistan sampai Rumsfeld tertawa di televisi, dan mengatakan tidak ada lagi yang tersisa untuk dibom. Ini adalah pembunuhan. Ini adalah Setan. Buka mata Anda dan lihatlah bahwa setan adalah nyata. Jadi al-Qaeda sekarang marah dengan Amerika,” ujarnya.

Farrakhan pun seolah-olah mengutip pesan kebencian al-Qaeda pada AS. “Jadi apa pun yang dapat kita lakukan untuk menghancurkan Amerika, kami akan melakukannya, itulah al-Qaeda. Itu anak haram Amerika,” imbuh dia.

Farrrkhan seperti dilansir dari Breitbart, Selasa (8/9/2015) juga menyalahkan AS atas krisis di Suriah, di mana banyak orang yang menderita melakukan eksodus dan mengungsi ke Eropa.

”Amerika masuk ke setiap negara. Dia di Iran melakukann gangguan ‘fermentasi’. Dia di Suriah, sehingga ketika orang-orang Suriah bangkit (melawan rezim Assad yang merupakan masalah internal), tapi tidak. Amerika mengirimkan senjata dan kemudian tiba-tiba sekarang ribuan warga Suriah tewas dan sekarang mereka melarikan diri,” katanya.

“Siapa menciptakan masalah pengungsi? Begitu buruk bahwa kemarin pagi saya melihat seorang wanita Suriah dengan bayinya di lengannya membaringkan kepalanya di atas rel kereta api untuk memungkinkan kereta api memenggal dirinya dan bayinya. Dan saat saya melihat anak kecil, berusia tiga tahun, terdampar di pantai, saya mengatakan ini adalah masalah yang diciptakan oleh kebijakan luar negeri Amerika,” ujarnya.

Pendapat Farrakhan itu senada dengan argumen Pemerintah Rusia yang menyalahkan AS atas kekacauan di negara-negara Muslim, yakni Timur Tengah dan Afrika Utara. Namun, AS selama ini tidak mengakuinya dan kebijakannya di Timur Tengah diklaim untuk melindungi sekutu dan kepentingan AS.
(mas)
Berita Terkait
AS: ISIS dan Al-Qaeda...
AS: ISIS dan Al-Qaeda Bisa Bangkit Kembali di Afghanistan dalam Kurun 6-36 Bulan
AS Tawarkan Imbalan...
AS Tawarkan Imbalan Rp58 M untuk Petinggi Al-Qaeda
5 Fakta al-Qaeda, Organisasi...
5 Fakta al-Qaeda, Organisasi Paramiliter Jihad yang Menentang Amerika Serikat
6 Perbedaan Antara ISIS...
6 Perbedaan Antara ISIS dan Al-Qaeda
Serangan Barbar! KKB...
Serangan Barbar! KKB Serang Sebuah Desa dan Bantai 100 Orang
Benarkah Al Qaeda Didanai...
Benarkah Al Qaeda Didanai Israel? Ini Penjelasannya
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
16 menit yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
58 menit yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
2 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
3 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
3 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
4 jam yang lalu
Infografis
Sudaryono, Anak Petani...
Sudaryono, Anak Petani Grobogan yang Dipercaya Jadi Ketua BGN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved