Mengenal Sawiris, Miliarder yang Ingin Beli Pulau untuk Pengungsi

Sabtu, 05 September 2015 - 12:46 WIB
Mengenal Sawiris, Miliarder...
Mengenal Sawiris, Miliarder yang Ingin Beli Pulau untuk Pengungsi
A A A
KAIRO - Di tengah krisis pengungsi yang melanda Eropa, muncul sosok Naguib Sawiris, seorang miliarder Mesir yang disorot media-media dunia. Sebab, di saat para pemimpin Eropa pelit untuk menerima para pengungsi Suriah, miliarder itu ingin membeli pulau Mediteriania di dekat Yunani dan Italia untuk menampung para pengungsi.

Ibu bukan pertama kalinya, pengusaha eksentrik Mesir ini menjadi objek pemberitaan utama dunia. Siapa sesungguhnya Naguib Sawiris?. Dia adalah “raja” perusahaan teknologi dan komunikasi. Forbes mencatat, kekayaannya senilai sekitar USD 2,9 miliar atau setara Rp41 triliun.

Dia tercatat orang terkaya nomor 557 di dunia dan orang terkaya ketiga di Mesir. Sedangkan di kawasan benua Afrika, dia masuk 10 besar orang terkaya. (Baca: Miliarder Mesir Ingin Beli Pulau untuk Tampung Pengungsi)

Perusahaannya bernama "Orascom Telecom Media and Technology". Perusahaan itu memiliki investasi di perusahaan-perusahaan media dan teknologi di Mesir, Libanon dan Pakistan. Selain itu, Sawiris juga memiliki Koryolink, perusahaan telekomunikasi seluler 3G di Korea Utara.

Dia anak tertua dari tiga bersaudara. Sawiris mulai bergabung dengan bisnis keluarga pada tahun 1979. Orascom, perusahaan ayahnya, adalah perusahaan swasta terbesar di Mesir pada saat itu dan dipecah menjadi perusahaan operasi terpisah di akhir tahun 1990-an. Namun, dia bukan orang terkaya di anggota keluarganya. Adiknya, Nassef, adalah orang terkaya di Mesir dan orang terkaya ke-225 di dunia.

Sawiris sudah menyadari kekuatan Twitter untuk menyuarakan tawarannya membeli sebuah pulau untuk para migran dan pengungsi. “Tentu saja itu layak,” katanya ditanya soal rencananya untuk membeli Pulau Mediterania untuk menampung para pengungsi.

”Anda memiliki puluhan pulau yang sepi dan bisa menampung ratusan ribu pengungsi. Ini (sebagai) tempat penampungan sementara sampai ada rumah bagi orang-orang itu. Makanya, Anda mulailah mempekerjakan orang-orang untuk membangun perumahan, sekolah, universitas dan rumah sakit,” lanjut sang miliarder.

Pada bulan Juni 2011, dia pernah men-tweet-kan gambar Mickey Mouse dan Minnie Mouse berjanggut. Hal itu memicu amarah sejumlah ulama Islam. Bahkan para ulama saat itu menyerukan agar taipan Mesir itu dibunuh atas tuduhan penghujatan.

Dia juga pernah membuat kontroversi ketika sebuah video yang menunjukkan dia bersama para penari perempuan yang menanggalkan pakaiannya. Terlepas dari berbagai kontroversi itu, Sawiris juga melibatkan diri dalam politik Mesir. Dia tercatat sebagai salah satu anggota pendiri Partai Kebebasan Mesir.

Miliarder ini pernah berdiri menentang Ikhwanul Muslimin di Mesir dan presidennya, Mohamed Morsi, yang berkuasa tahun 2012-2013. Namun, partai Sawiris tidak ikut terlibat saat militer pimpinan Abdel Fatah el-Sisi (Presiden Mesir sekarang) mengkudeta Morsi padaJuni 2013.
(mas)
Berita Terkait
Tim Arkeolog Mesir Temukan...
Tim Arkeolog Mesir Temukan Sarkofagus Kayu Kuno di Situs Saqqara
Berfoto di Piramida...
Berfoto di Piramida Kuno, Model Asal Mesir Ditangkap
Melihat Koleksi Museum...
Melihat Koleksi Museum Nasional Peradaban Mesir di Kairo
6 Fakta tentang Alexandria,...
6 Fakta tentang Alexandria, dari Alexander Agung hingga Banyak Mitos
Pesta Kemenangan Rakyat...
Pesta Kemenangan Rakyat Senegal Juarai Piala Afrika 2021
67 Juta Warga Mesir...
67 Juta Warga Mesir Berhak Berikan Suaranya dalam Pemilihan Presiden Mesir
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
35 menit yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
4 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
5 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
6 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
7 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
8 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved