Penasehat Keamanan Pakistan Sambangi Afghanistan

Jum'at, 04 September 2015 - 22:39 WIB
Penasehat Keamanan Pakistan...
Penasehat Keamanan Pakistan Sambangi Afghanistan
A A A
ISLAMABAD - Penasehat keamanan Pakistan, Sartaj Aziz, mengunjungi Afghanistan untuk menghidupkan kembali pembicaraan damai antara kelompok Taliban dengan pemerintah Afghanistan. Pembicaraan damai antara pemerintah Afghanistan dengan kelompok Taliban sempat macet menyusul kematian pemimpin tertinggi kelompok militan itu, Mullah Omar.

Pemerintah Afghanistan kemudian membatalkan pembicaraan damai setelah kelompok Taliban berulang kali melakukan serangan bom.Dikutip dari Xinhua, Jumat (4/9/2015), juru bicara kedutaan Pakistan untuk Afghanistan, Akhtar Munir mengatakan, Aziz dijadwalkan akan bertemu dengan Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani.

Aziz juga akan mengadakan pembicaraan dengan sejawatnya dari Afghanistan, Hanif Atmar, disela-sela konferensi regional. Dia juga akan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Afghanistan Salahudin Rabbani.

Seorang pejabat senior Pakistan di Islamabad mengatakan bahwa kunjungan Aziz akan mengakhiri kebuntuan dalam perundingan damai antara Pemerintah Afghanistan dengan Taliban dan menilai opsi militer akan mempunyai dampak yang negatif.

"Sartaj Aziz juga ingin mengetahui suasana hati para pemimpin Afghanistan jika mereka ingin membangkitkan kembali dialog intra-Afghanistan. Kami mendukung pilihan ini. Dengan begitu penggunaan opsi militer akan dikesampingkan," ujarnya.

Aziz sendiri akan memimpin delegasi Pakistan pada Pertemuan Tingkat Menteri Ekonomi Regional Keenam di Afghanistan (RECCA-VI). Kunjungan ini dinilai sangat penting untuk meredakan ketegangan kedua negara.

Pakistan sebelumnya telah menjadi tuan rumah saat putaran pertama pembicaraan damai antara perwakilan pemerintah Afghanistan dengan perwakilan kelompok Taliban pada 7 Juli lalu.

Putaran kedua pembicaraan damai tersebut dijadwalkan akan dihelat pada 31 Juli, namun gagal atas permintaan kelompok Taliban karena adanya informasi soal kematian pemimpin mereka Mullah Omar.

Sebelumnya, Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani mengatakan, tidak akan meminta bantuan Pakistan untuk memulai pembicaraan damai melainkan pemerintahnya sendiri yang akan melakukan negosiasi.
(esn)
Berita Terkait
Pakistan: Tolong Jangan...
Pakistan: Tolong Jangan Tinggalkan Afghanistan
Perang Makin Memanas,...
Perang Makin Memanas, Taliban Klaim Bunuh 58 Tentara Pakistan
Pakar Militer Sebut...
Pakar Militer Sebut Konflik Pakistan dan Afghan Tidak Akan Berlangsung Lama, Ini Analisisnya
Apa Itu Durand Line?...
Apa Itu Durand Line? Perbatasan antara Afghanistan dan Pakistan yang Jadi Pemicu Perang
Perang Afghanistan dan...
Perang Afghanistan dan Pakistan Berakhir dengan Gencatan Senjata
Perang Sesama Negara...
Perang Sesama Negara Muslim Memanas, Pakistan Klaim 200 Tentara Taliban Tewas
Berita Terkini
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
1 jam yang lalu
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
2 jam yang lalu
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
6 jam yang lalu
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
7 jam yang lalu
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
8 jam yang lalu
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
9 jam yang lalu
Infografis
Profil Humaira Asghar...
Profil Humaira Asghar Ali, Artis Pakistan yang Tewas di Apartemen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved