Rakyat Korut Tetap Solid Dukung Kim Jong-un
Rabu, 26 Agustus 2015 - 21:54 WIB
Rakyat Korut Tetap Solid Dukung Kim Jong-un
A
A
A
SEOUL - Sebuah survei yang dilakukan oleh Seoul National University Institute for Peace and Unification Studies menunjukkan jika rakyat Korea Utara (Korut) tetap mendukung penuh pemimpinnya, Kim Jong-un. Dukungan tetap solid, meski saat ini rakyat Korut berada dalam kondisi frustasi akibat krisis ekonomi.
Survei ini dilakukan setiap tahun terhadap warga Korut yang membelot dan menyeberang ke Korea Selatan (Korsel) dengan koresponden lebih dari 100 orang, seperti dikutip dari laman Fox News, Rabu (26/8/2015).
Survey tersebut menyatakan, para pembelot Korut menyalahkan rezim komunis atas kesulitan ekonomi yang menimpa mereka, termasuk lebih dari 70 persen koresponden menganggap Jong-un sebagai pihak yang paling bertanggung jawab.
Namun, apabila jawaban itu dikombinasikan dengan suara dari mereka yang melarikan diri dalam periode 2010-2013, hampir 63 persen dari 656 responden meyakini jika mayoriyas penduduk Korut tetap berada di belakang Jong-un.
Jong-un memegang tapuk pimpinan Korut pada akhir 2011 dengan usia yang masih relatif muda. Namun, ia berani menantang kekhawatiran dunia luar terkait pengalamannya dalam memimpin, memerintah, dan membersihkan beberapa pejabat senior tanpa harus menimbulkan gejolak.
Selain itu, proyeknya dalam hal pembangunan ekonomi, termasuk reformasi pertanian dan ekonomi, telah memberikan hasil yang positif. Sejumlah aktivis menyatakan, ia juga memperketat kontrol perbatasan untuk mengurangi aliran warga Korut yang ingin membelot.
Survei ini dilakukan setiap tahun terhadap warga Korut yang membelot dan menyeberang ke Korea Selatan (Korsel) dengan koresponden lebih dari 100 orang, seperti dikutip dari laman Fox News, Rabu (26/8/2015).
Survey tersebut menyatakan, para pembelot Korut menyalahkan rezim komunis atas kesulitan ekonomi yang menimpa mereka, termasuk lebih dari 70 persen koresponden menganggap Jong-un sebagai pihak yang paling bertanggung jawab.
Namun, apabila jawaban itu dikombinasikan dengan suara dari mereka yang melarikan diri dalam periode 2010-2013, hampir 63 persen dari 656 responden meyakini jika mayoriyas penduduk Korut tetap berada di belakang Jong-un.
Jong-un memegang tapuk pimpinan Korut pada akhir 2011 dengan usia yang masih relatif muda. Namun, ia berani menantang kekhawatiran dunia luar terkait pengalamannya dalam memimpin, memerintah, dan membersihkan beberapa pejabat senior tanpa harus menimbulkan gejolak.
Selain itu, proyeknya dalam hal pembangunan ekonomi, termasuk reformasi pertanian dan ekonomi, telah memberikan hasil yang positif. Sejumlah aktivis menyatakan, ia juga memperketat kontrol perbatasan untuk mengurangi aliran warga Korut yang ingin membelot.
(esn)