Korsel Hentikan Propaganda Anti-Korut

Selasa, 25 Agustus 2015 - 15:16 WIB
Korsel Hentikan Propaganda...
Korsel Hentikan Propaganda Anti-Korut
A A A
SEOUL - Pemerintah Korea Selatan (Korsel) memenuhi janjinya untuk menghentikan propaganda anti-Korea Utara (Korut) di perbatasan. Penghentian propaganda anti-Korut ini merupakan bagian dari kesepakatan damai yang dicapai kedua negara beberapa jam lalu.

"Korsel telah mematikan pengeras suara yang menyiarkan propaganda anti-Pyongyang di zona demiliterisasi (DMZ)," bunyi laporan kantor berita Korsel, Yonhap yang mengutip sumber militer setempat pada Selasa (25/8/2015).

Seperti diberitakan Sindonews sebelumnya, kedua negara memutuskan untuk berdamai setelah Korut menerima syarat yang diajukan oleh Korsel. Korut bersedia untuk meminta maaf karena telah melakukan provokasi di wilayah DMZ.

Salah satu alasan Korsel menyiarkan proganda anti-Korut di wilayah DMZ adalah karena provokasi Korut, dimana negara komunis itu secara sengaja memasang ranjau darat yang melukai dua tentara Korsel yang bertugas di perbatasan kedua itu.

“Dalam pertemuan tersebut, aspek permintaan maaf Korut itu sangat berarti atas insiden ranjau darat dan bahwa mereka setuju untuk membuat upaya itu untuk mencegah insiden dan meredakan ketegangan,” kata Kepala Keamanan Nasional Korsel, Kim Kwan-jin.
(esn)
Berita Terkait
Korea Selatan: 1.100...
Korea Selatan: 1.100 Tentara Korea Utara Dibantai Ukraina
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Korea Selatan Beri Sanksi...
Korea Selatan Beri Sanksi pada Korea Utara
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Utara Vs Korea Selatan
Korea Utara Hancurkan...
Korea Utara Hancurkan Lapangan Golf Milik Korea Selatan
Langka, Warga Korea...
Langka, Warga Korea Selatan Membelot ke Korea Utara
Berita Terkini
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
1 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
2 jam yang lalu
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
3 jam yang lalu
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
4 jam yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
5 jam yang lalu
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
6 jam yang lalu
Infografis
Rusia Akui Kerahkan...
Rusia Akui Kerahkan Tentara Korut dalam Perang Lawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved