Menlu Hammond Buka Kembali Kedubes Inggris di Teheran

Minggu, 23 Agustus 2015 - 13:31 WIB
Menlu Hammond Buka Kembali...
Menlu Hammond Buka Kembali Kedubes Inggris di Teheran
A A A
TEHERAN - Menteri Luar Negeri Inggris, Philip Hammond, direncanakan menghadiri sekaligus membuka kembali Kedutaan Inggris di Teheran, Iran, setelah hampir empat tahun ditutup. Hammond akan datang bersama sejumlah pengusaha asal Inggris.

Hammond menyatakan, kesepakatan nuklir Internasional dan terpilihnya Hassan Rouhani sebagai presiden pada Juni 2013 lalu adalah tonggak penting dalam hubungan baik kedua negara.

"Pembukaan kembali kedutaan kami adalah langkah kunci untuk meningkatkan hubungan bilateral
"Contoh pertama adalah kami ingin memastikan bahwa perjanjian nuklir ini sukses termasuk dengan mendorong perdagangan dan intestasi saat sanksi ekonomi dicabut.

"Inggris dan Iran juga harus siap untuk membahas tantangan yang akan kami hadapi berdua termasuk terorisme, stabilitas regional, penyebaran ISIS di Suriah dan Irak, kontra-narkotika dan migrasi," tutur Hammond seperti dilansir BBC, Minggu (23/8/2015).

Untuk sementara, Kedubes Inggris di Teheran akan dijalankan oleh kuasa usaha Ajay Sharma. Namun Hammond menyatakan, akan mengangkat duta besar berkuasa penuh dalam beberapa bulan mendatang.

Pembukaan kembali Kedubes Inggris di Iran akan ditandai dengan upacara yang dihadiri Hammond, Sharma, dan perwakilan Kementerian Luar Negeri Iran dan sejumlah diplomat. Agenda lainnya adalah Hammond bersama delegasi perdagangan akan melakukan perjalanan ke Damian Hinds untuk membahas kemungkinan peluang perdagangan di masa depan.

Kedubes Inggris di Iran tutup pada November 2011 setelah Iran mengusir Dubes Inggris sebagai balasan atas dukungan Inggris terhadap penjatuhan sanksi ekonomi terhdap Iran atas program nuklirnya.

Ratusan pengunjuk rasa kemudian menyerbu Kedutaan Inggris dua hari kemudian, menghancurkan jendela, membakar mobil, dan membakar bendera Inggris. Inggris pun membalasnya dengan menutup Kedutaan Iran di London pada akhir bulan itu.
(esn)
Berita Terkait
Inggris Nilai Embargo...
Inggris Nilai Embargo Senjata Bisa Jadi 'Senjata' Tekan Iran
Inggris-Prancis Kutuk...
Inggris-Prancis Kutuk Sikap Keras Iran pada Demonstran
Iran Bongkar Jaringan...
Iran Bongkar Jaringan Demonstran Asing, Tuding Inggris Terlibat
Suasana Terkini Stadion...
Suasana Terkini Stadion Khalifa Jelang Laga Inggris vs Iran di Piala Dunia 2022 Qatar
Inggris Ikut Gempur...
Inggris Ikut Gempur Iran, Teheran: Membahayakan Nyawa Warganya
Prancis, Jerman, dan...
Prancis, Jerman, dan Inggris Siap Gabung Perang Keroyok Iran
Berita Terkini
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
39 menit yang lalu
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
1 jam yang lalu
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
2 jam yang lalu
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
3 jam yang lalu
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
4 jam yang lalu
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
5 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved