Polisi Thailand Bebaskan Dua Tersangka Bom Bangkok
Jum'at, 21 Agustus 2015 - 16:10 WIB
Polisi Thailand Bebaskan Dua Tersangka Bom Bangkok
A
A
A
BANGKOK - Kepolisian Thailand membebaskan dua orang tersangka bom Bangkok setelah melakukan pemeriksaan. Keduanya adalah dua orang yang berada di dekat tersangka utama saat terjadinya ledakan bom di kuil Erawan, Senin lalu.
Dikutip dari BBC, Jumat (21/8/2015), dua orang yang dibebaskan salah satunya berkewarganegaraan China dan satu lagi adalah warga negara Thailand, yang bertindak sebagai pemandu wisata. Keduanya dibebaskan karena dipastikan tidak terlibat dalam peristiwa yang menewaskan 20 orang itu.
Sebelumnya, polisi telah menetapkan keduanya sebagai tersangka kasus bom Bangkok. Saat kejadian, mereka menggunakan kaos berwarna merah dan putih. Mereka berada di dekat tersangka utama, yang mengenakan kaos kuning, yang meninggalkan tas ranselnya sesaat sebelum bom itu meledak. Berdasarkan rekaman kamera keamanan, gerak gerik keduanya dianggap mencurigakan.
Hingga kini, kepolisian Thailand masih memburu pelaku yang dipastikan adalah warga negara asing. Pihak kepolisian juga telah merilis sketsa wajah tersangka dan meyakini yang bersangkutan belum meninggalkan Thailand. Pemerintah Thailand bahkan mengadakan sayembara bagi mereka yang bisa memberikan informasi atau menangkap pelaku.
Dikutip dari BBC, Jumat (21/8/2015), dua orang yang dibebaskan salah satunya berkewarganegaraan China dan satu lagi adalah warga negara Thailand, yang bertindak sebagai pemandu wisata. Keduanya dibebaskan karena dipastikan tidak terlibat dalam peristiwa yang menewaskan 20 orang itu.
Sebelumnya, polisi telah menetapkan keduanya sebagai tersangka kasus bom Bangkok. Saat kejadian, mereka menggunakan kaos berwarna merah dan putih. Mereka berada di dekat tersangka utama, yang mengenakan kaos kuning, yang meninggalkan tas ranselnya sesaat sebelum bom itu meledak. Berdasarkan rekaman kamera keamanan, gerak gerik keduanya dianggap mencurigakan.
Hingga kini, kepolisian Thailand masih memburu pelaku yang dipastikan adalah warga negara asing. Pihak kepolisian juga telah merilis sketsa wajah tersangka dan meyakini yang bersangkutan belum meninggalkan Thailand. Pemerintah Thailand bahkan mengadakan sayembara bagi mereka yang bisa memberikan informasi atau menangkap pelaku.
(esn)