Kapok Jadi Manusia, Pria Ini Pilih Hidup Seperti Kambing
Sabtu, 15 Agustus 2015 - 13:49 WIB
Kapok Jadi Manusia, Pria Ini Pilih Hidup Seperti Kambing
A
A
A
ALPEN - Seorang pria asal Inggris, Thomas Thwaites jadi sorotan dunia setelah dia mengaku "menyerah" menjadi manusia dan memilih hidup seperti kambing. Dia sudah menghabiskan waktu tiga hari di kawasan Pegunungan Alpen, Swiss, untuk meneliti perilaku kambing.
Thwaites ingin hidup dengan komunitas kambing di pegunungan itu. Untuk beradaptasi, dia menggunakan kaki dan tangan palsu khusus yang dibuat agar dia bisa merangkak dengan mudah.
Thwaites bahkan ikut makan rumput seperti kambing-kambing yang ada bersamanya. Pria itu sejatinya seorang desainer konseptual asal Inggris. Dia tertarik pada suatu hal dimana manusia akan menggunakan teknologi untuk memenuhi keinginan mereka.
“Tujuan saya adalah untuk mengambil liburan dari rasa sakit, dan khawatir menjadi makhluk yang sadar diri, mampu menyesali masa lalu dan khawatir tentang masa depan,” katanya.
Hidup seperti kambing, kata dia, tidak sepenuhnya bebas dari perawatan. ”Saya bisa menjaga diri mungkin untuk satu kilometer atau lebih dari migrasi semacam ini di gunung berbatu, dan kemudian mereka (kambing-kambing) hanya meninggalkan saya dalam debu,” ujarnya kepada Motherboard.
”Jadi saya menghabiskan sisa hari saya dengan berusaha untuk mengejar mereka (kambing-kambing) dan akhirnya saya menemukan mereka lagi, dan itu cukup bagus di rumput yang sebenarnya,” imbuh dia, seperti dilansir Daily Mirror, Jumat (14/8/2015).
Thwaites telah menulis sebuah buku tentang pengalamannya hidup seperti kambing. Buku itu berjudul “GoatMan; How I Took a Holiday from Being Human” (Manusia Kambing; Bagaimana Saya Berlibur dari Menjadi Manusia).
Thwaites ingin hidup dengan komunitas kambing di pegunungan itu. Untuk beradaptasi, dia menggunakan kaki dan tangan palsu khusus yang dibuat agar dia bisa merangkak dengan mudah.
Thwaites bahkan ikut makan rumput seperti kambing-kambing yang ada bersamanya. Pria itu sejatinya seorang desainer konseptual asal Inggris. Dia tertarik pada suatu hal dimana manusia akan menggunakan teknologi untuk memenuhi keinginan mereka.
“Tujuan saya adalah untuk mengambil liburan dari rasa sakit, dan khawatir menjadi makhluk yang sadar diri, mampu menyesali masa lalu dan khawatir tentang masa depan,” katanya.
Hidup seperti kambing, kata dia, tidak sepenuhnya bebas dari perawatan. ”Saya bisa menjaga diri mungkin untuk satu kilometer atau lebih dari migrasi semacam ini di gunung berbatu, dan kemudian mereka (kambing-kambing) hanya meninggalkan saya dalam debu,” ujarnya kepada Motherboard.
”Jadi saya menghabiskan sisa hari saya dengan berusaha untuk mengejar mereka (kambing-kambing) dan akhirnya saya menemukan mereka lagi, dan itu cukup bagus di rumput yang sebenarnya,” imbuh dia, seperti dilansir Daily Mirror, Jumat (14/8/2015).
Thwaites telah menulis sebuah buku tentang pengalamannya hidup seperti kambing. Buku itu berjudul “GoatMan; How I Took a Holiday from Being Human” (Manusia Kambing; Bagaimana Saya Berlibur dari Menjadi Manusia).
(mas)