Dua Pilot Indonesia Dicurigai Dukung ISIS

Kamis, 09 Juli 2015 - 11:02 WIB
Dua Pilot Indonesia...
Dua Pilot Indonesia Dicurigai Dukung ISIS
A A A
JAKARTA - Dua pilot Indonesia jadi objek pelacakan aparat penegak hukum wilayah Asia Tenggara karena dicurigai jadi pendukung ISIS. Salah satu pilot itu diketahui bernama Ridwan Agustin.

Kisahnya, sebelum September 2014, profil akun Facebook Ridwan Agustin mengunggah foto-foto dirinya yang bangga di depan pesawat, dengan mesin, di aspal, dengan krunya, di dalam kokpit dan di berbagai tahap penerbangan. Di foto-foto lain, kadang-kadang ia didampingi istri, seorang pramugari, dan anak-anak mereka.

Dia telah mendokumentasikan pelatihan dan karir, termasuk perjalanan ke kantor Airbus di Toulouse, Prancis, dengan tim AirAsia pada tahun 2009. Dia lulus dari AirAsia Academy pada bulan Januari 2010; dan kemudian menjadi pilot AirAsia, di mana ia melakukan penerbangan internasional ke Hong Kong dan Singapura, serta rute-rute domestik.

Kemudian pada bulan September 2014, ada sesuatu yang berubah. Dia memunculkan foto-foto pasir putih, dan foto-foto bersama rekannya yang mendukung kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Dia kemudian terlacak berinteraksi secara online dengan orang-orang pro-ISIS lainnya, termasuk militan asal Indonesia yang ikut perang di Irak dan Suriah.

Sejak itu, Ridwan mengubah namanya menjadi Ridwan Ahmad Indonesiy dan menyatakan minatnya untuk bergabung dengan ISIS dan bertempur di Kobani. Di saat dia menunjukkan minatnya bergabung dengan ISIS, dia masih berinteraksi dengan pilot Indonesia lainnya dari maskapai yang berbeda. Selama interaksi itu, Ridwan terus mengunggah materi berisi dukungan untuk ISIS.

Pada pertengahan Maret 2015, Ridwan mengunggah lokasinya yang dia sebut sedang di Raqqa, Suriah. Terlacaknya dua pilot Indonesia yang dicurigai mendukung ISIS itu muncul dalam laporan operasional intelijen tanggal 18 Maret 2015 yangdisusun oleh Polisi Federal Australia (AFP). Laporan itu didistribusikan kepada mitra penegak hukum mereka di Turki, Yordania, London dan Amerika Serikat, serta dikirim juga ke Europol.

“Salinan dokumen mengidentifikasi pilot Indonesia dengan kemungkinan menjadi ekstremis,” bunyi dokumen yang diperoleh The Intercept, yang dilansir Kamis (9/7/2015).

”Kedua (pilot) tampaknya dipengaruhi oleh elemen pro-ISIS, termasuk propaganda ekstremis online,”lanjut laporan itu. ”Pilot, awak pesawat dan lain-lain dengan akses ke dan di lingkungan penerbangan dapat menimbulkan ancaman jelas jika orang ini radikal.”

Sementara itu, Sydney Jones, Direktur Institut untuk Analisi Kebijakan Konflik yang berbasis di Jakarta, berujar; ”(Laporan) itu membuat banyak nalar bahwa Australia akan sangat gugup.”

Menurut Sydney Jones, ada peningkatan tajam terkait jumlah warga Indonesia yang ikut bertempur dengan ISIS dalam beberapa bulan terakhir. Menurut data Sydney Jones, antara tanggal 1 Maret hingga 1 Juni 2015, sebanyak 44 orang Indonesia tewas di Suriah dan Irak.

Di antara mereka yang baru-baru ini tewas adalah Heri Kustyanto, militan yang yang juga berinteraksi dengan pilot Ridwan di Facebook. Sydney Jones mengatakan, Kustyanto yang dikenal sebagai Abu Azzam Al Qaswarah Indonesy, adalah salah satu dari tiga orang Indonesia yang dilatih sebagai pasukan elite ISIS.
(mas)
Berita Terkait
Taliban dan Terorisme...
Taliban dan Terorisme di Indonesia
3 Negara Tetangga Indonesia...
3 Negara Tetangga Indonesia Penghasil Militan ISIS Terbanyak
Hacker Bobol Data AS,...
Hacker Bobol Data AS, Ada 89 File Indonesia Kebanyakan soal ISIS
Pasca Bom Bunuh Diri...
Pasca Bom Bunuh Diri ISIS-K, Pasukan Taliban Blokade Jalan di Kawasan Bandara Kabul
ISIS Serbu Penjara Kurdi...
ISIS Serbu Penjara Kurdi Suriah, 25 Tewas
AS Sebut Resolusi Indonesia...
AS Sebut Resolusi Indonesia Tentang Terorisme Buruk
Berita Terkini
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
25 menit yang lalu
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
55 menit yang lalu
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
1 jam yang lalu
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
1 jam yang lalu
Penasihat Militer Mojtaba...
Penasihat Militer Mojtaba Khamenei: Iran Siap Ubah Israel Jadi Neraka Jika Beirut Diinvasi
2 jam yang lalu
Negara Mayoritas Islam...
Negara Mayoritas Islam Ini Sangkal Jadi Markas Pasukan Elite Israel untuk Perang Melawan Iran
2 jam yang lalu
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved