Peringati Hari Kemerdekaan, AS Waswas Diserang Teroris

Sabtu, 04 Juli 2015 - 16:15 WIB
Peringati Hari Kemerdekaan,...
Peringati Hari Kemerdekaan, AS Waswas Diserang Teroris
A A A
WASHINGTON - Pemerintah Amerika Serikat (AS) bersiap merayakan Hari Kemerdekaan 4 Juli dengan memperketat keamanan di seluruh negeri. AS waswas perayaan Hari Kemerdekaan akan diserang teroris.

Seluruh warga diminta untuk waspada selama menikmati liburan akhir pekan yang bersamaan dengan perayaan Hari Kemerdekaan.


Federal Bureau of Investigation (FBI), Departemen Keamanan Dalam Negeri dan Pusat Kontraterorisme Nasional telah memperingatkan semua orang terkait potensi serangan teroris selama perayaan Hari Kemerdekaan.

Aparat keamanan di negara bagian New York telah gencar melakukan pemantauan pada hari ini (4/7/2015), karena New York diyakini akan menjadi lokasi kerumunan massa terbesar di AS. ”Kami sangat menyadari bahwa negara bagian New York tetap menjadi target utama bagi teroris,” kata Gubernur New York, Andrew Cuomo.

”Saat kami merayakan dengan keluarga dan teman-teman di Hari Kemerdekaan ini, saya mendesak semua warga New York untuk tidak hanya ingat kebebasan yang kita sayangi, tetapi juga tetap berhati-hati terhadap lingkungan mereka dan belajar untuk mengenal dan melaporkan kegiatan yang mencurigakan,” ujar Cuomo.

Kota-kota besar lainnya, termasuk Ibu Kota Washington, juga meningkatkan pengamanan, meskipun belum ada laporan adanya ancaman. ”Bangsa kita berada di bawah ancaman, penegakan hukum kita, militer kita berada di bawah ancaman, jadi kami mengambil ancaman serius,” kata kepala polisi wilayah setempat, Robert MacLean seperti dikutip ABC News.

Situasi di Boston juga nyaris sama, di mana polisi memperketat pengamanan di area publik. Boston juga dianggap wilayah rawan setelah pemboman di arena maraton tahun 2013 yang menewaskan tiga orang dan melukai puluhan lainnya.

”Kami hanya melangkah itu untuk memastikan situasi seaman mungkin,” kata Komisaris Polisi Boston, William Evans kepada The Boston Globe

Pemerintah AS juga mengeluarkan imbauan kepada warganya di luar negeri untuk waspada. Imbauan itu disebarkan Departemen Luar Negeri AS. ”Pengingat yang dikeluarkan Departemen Luar Negeri ini rutin, sebelum semua hari libur besar tiba,” kaya juru bicara departemen tersebut, John Kirby dalam sebuah pernyataan.
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
8 jam yang lalu
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
9 jam yang lalu
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
10 jam yang lalu
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
11 jam yang lalu
Presiden Lebanon Aoun...
Presiden Lebanon Aoun Peringatkan Kesepakatan Gencatan Senjata sebagai Kesempatan Terakhir
12 jam yang lalu
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
13 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved