Inilah 9 Negara yang Kembangkan Senjata Nuklir Dahsyat

Senin, 15 Juni 2015 - 17:22 WIB
Inilah 9 Negara yang...
Inilah 9 Negara yang Kembangkan Senjata Nuklir Dahsyat
A A A
STOCKHOLM - Pada tahun ini, tercatat ada sembilan negara yang terus mengembangkan senjata nuklir dahsyat. Dari sembilan negara, nama Iran tidak masuk di dalamnya.

Laporan terbaru tentang sembillan negara pengembang senjata nuklir itu dirilis Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI) yang diterbitkan Senin (15/6/2015). SIPRI menyoroti “perlombaan” pengembangan senjata nuklir di saat gencarnya pelucutan senjata mematikan itu.

Menurut laporan SIPRI, sembilan negara yang dimaksud itu adalah Amerika Serikat (AS), Rusia, Inggris, Prancis, CHina, India, Pakistan, Israel dan Korea Utara (Korut). Laporan itu menyebut, total ada hampir 15.850 senjata nuklir, di mana 4.300 bisa dikerahkan dengan kekuatan operasional dan 1.800 lainnya disimpan dalam keadaan siaga operasional tinggi.

Sementara jumlah hulu ledak nuklir telah diuji coba dalam beberapa tahun terakhir. AS dan Rusia, lanjut laporan itu telah mewakili sebagian besar pengurangan senjata nukir. Namun, negara-negara lainnya justru terus mengembangkan senjata nuklir.

”Meskipun kepentingan internasional baru dalam memprioritaskan perlucutan senjata nuklir, program modernisasi senjata nuklir berlangsung di negara-negara itu. Yang menunjukkan bahwa tidak satupun dari mereka akan menyerah untuk menyediakan persenjataan nuklir di masa mendatang,” kata Shannon Kile, seorang peneliti senior di SIPRI, dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip IB Times.

Menurut laporan SIPRI, meskipun AS dan Rusia terus mengurangi persenjataan nuklir mereka, kedua negara itu sejatinya juga bekerja pada program modernisasi (senjata nuklir) jangka panjang yang luas dan mahal.

”Dalam kasus China, ini mungkin melibatkan sedikit peningkatan dalam ukuran arsenal nuklirnya,” bunyi laporan SIPRI. ”India dan Pakistan sama-sama memperluas kemampuan produksi senjata nuklir mereka dan mengembangkan sistem pengiriman rudal baru.”

Sementara itu, Korea Utara diyakini mengembangkan senjata nuklirnya dari enam sampai delapan hulu ledak. Tapi, SIPRI mengakui sulit untuk menilai kemajuan teknis pengembangan senjata nuklir rezim Pyongyang itu.
(mas)
Berita Terkait
Alasan BRICS Ditakuti...
Alasan BRICS Ditakuti Amerika Serikat dan Sekutunya
China Blak-blakan Ungkap...
China Blak-blakan Ungkap Tujuan Amerika Serikat di Ukraina
Putin Tegaskan China...
Putin Tegaskan China Segera Mengakhiri Dominasi Amerika Serikat
China: Amerika Serikat...
China: Amerika Serikat Ancaman Nuklir Utama di Dunia!
Giliran Mobil Sejuta...
Giliran Mobil Sejuta Umat Amerika Serikat Disenggol Iran
Amerika Serikat Menentang...
Amerika Serikat Menentang Keras Gencatan Senjata Ukraina dan Rusia
Berita Terkini
Peta Politik Malaysia...
Peta Politik Malaysia Terus Berubah Warna, PM Anwar Ibrahim Kian Tersudut
1 jam yang lalu
Mengapa Para Pemimpin...
Mengapa Para Pemimpin Iran Masih Berbeda Pandangan terkait Selat Hormuz?
2 jam yang lalu
Siapa Hamad bin Khalifa...
Siapa Hamad bin Khalifa Al Thani? Pemimpin yang Meningkatkan PDB Qatar hingga 24 Kali Lipat
2 jam yang lalu
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
6 jam yang lalu
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
7 jam yang lalu
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
8 jam yang lalu
Infografis
9 Negara yang Pernah...
9 Negara yang Pernah Bangkrut karena Utang Menggila
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved