China Balas Tekan AS soal Laut China Selatan

Jum'at, 12 Juni 2015 - 13:11 WIB
China Balas Tekan AS...
China Balas Tekan AS soal Laut China Selatan
A A A
BEIJING - China yang semula ditekan Amerika Serikat (AS) agar menghentikan reklamasi pulau di Laut China Selatan, membalas menekan AS dengan melarang kegiatan militer di kawasan maritim itu. China bersikeras, kawasan Laut China Selatan adalah wilayah kedaulatannya dan bebas melakukan apa saja di wilayah itu.

Semula, Kepala Pentagon AS, Ashton Carter bertemu dengan Wakil Kepala Komisi Militer Pusat China, Fan Changlong dan mendesak agar China menghentikan reklamasi dan tidak melakukan militerisasi di Laut China Selatan. (Baca: Lagi, Pentagon Tekan China Setop Reklamasi Laut China Selatan)

“China memiliki hak untuk membangun wilayahnya sendiri dan mengerahkan pasukan di sana,” kata Kementerian Pertahanan China, mengutip pernyataan Fan.

”Isu Laut China Selatan ini hanya selingan dalam ikatan China-AS dan kedua belah pihak harus melihat lebih jauh ke depan dan memperhatikan untuk isu-isu internasional dan regional yang lebih penting dan lebih besar,” ujar Fan, seperti dikutip Reuters, Jumat (12/6/2015).

Awal pekan ini, Fan mengunjungi kapal induk USS Ronald Reagan dan pangkalan militer AS. Wakil Kepala Misi di Kedutaan Besar China di Washington, Wu Xi, mengatakan bahwa, perjalanan Fan bertujuan untuk mempersiapkan kunjungan Presiden China, Xi Jinping, pada September 2015 nanti.

AS sejatinya bukan negara yang ikut bersengketa atas wilayah Laut China Selatan. Namun, AS merasa terusik setelah China mengklaim hampir seluruh kawasan itu. AS yang berpedoman bahwa kawasan Laut China Selatan merupakan kawasan internasional merasa hak kebebasan bernavigasi di wilayah internasional terancam.

Bulan lalu, pesawat mata-mata AS diusir Angkatan Laut China setelah memata-matai proyek reklamasi Beijing di Laut China Selatan. China beradalih telah memperingatakan pilot pesawat itu atas tindakannya yang berbahaya, namun peringatan telah diabaikan.
(mas)
Berita Terkait
Dekati Kepulauan Paracel,...
Dekati Kepulauan Paracel, China Kirim Peringatan ke Kapal Berpeluru Kendali AS
Kirim Kapal Perang Berpeluru...
Kirim Kapal Perang Berpeluru Kendali, AS Tantang Klaim China di LCS
AS Sangkal Kapal Perangnya...
AS Sangkal Kapal Perangnya Diusir China di Laut China Selatan
Kapal Induk AS Gelar...
Kapal Induk AS Gelar Latihan di Laut China Selatan
AS: Undang-undang Maritim...
AS: Undang-undang Maritim Baru China Langgar Perjanjian Internasional
Pentagon Prihatin China...
Pentagon Prihatin China Gelar Latihan Militer di LCS
Berita Terkini
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
42 menit yang lalu
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
2 jam yang lalu
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
2 jam yang lalu
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
3 jam yang lalu
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
3 jam yang lalu
Penasihat Militer Mojtaba...
Penasihat Militer Mojtaba Khamenei: Iran Siap Ubah Israel Jadi Neraka Jika Beirut Diinvasi
3 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved