Toko Ekstasi Pertama Dibuka di Amsterdam

Kamis, 21 Mei 2015 - 09:50 WIB
Toko Ekstasi Pertama...
Toko Ekstasi Pertama Dibuka di Amsterdam
A A A
AMSTERDAM - Sebuah kelompok sayap faksi politik di Belanda menyerukan legalisasi ekstasi. Kelompok Pemuda Demokrat, saya dari Partai Liberal Demokrat telah membuka toko ekstasi pertama di Amesterdam.

Alasan seruan legalisasi ekstasi di Belanda adalah untuk memperoleh ekstasi sebagai obat secara lebih aman, bukan melalui gembong narkoba. Kelompok itu menentang kriminalisasi terhadap orang-orang yang membutuhkan Methylene Dioxy Meth Amphetamine (MDMA) sebagai obat.

Toko itu resmi dibuka pada Senin lalu Rosmarijnsteed 10, di pusat kota Amsterdam. Anehnya, toko itu hanya dibuka untuk satu hari saja. Kelompok yang membuka toko ekstasi itu merupakan organisasi pemuda politik terbesar di Belanda.

“Kami tidak ingin melihat ke arah lain dan mengatakan pelarangan adalah pilihan terbaik karena hal itu tidak benar,” kata pejabat Internasional Pemuda Demokrat, Milan Asseis, yang dilansir dari situs deephouseamsterdam.com

“Jika Anda melihat ganja yang dikonsumsi, Belanda bukanlah negara dengan jumlah pengguna terbanyak. Hal ini menunjukkan pelegalan bukan berarti orang akan memakai obat-obatan lebih banyak lagi,” lanjut Asseis, yang juga dilansir Russia Today, Rabu (19/5/2015). “Legalisasi membuat berkurangnya kriminalitas,” imbuh dia.

Presiden Pemuda Demokrat, Dirkjan Tijs, menambahkan bahwa pengguna ekstasi di Belanda cukup banyak. ”Ada 40.000 orang yang menggunakan ekstasi secara bulanan, jadi itu cukup banyak, dan mereka semua membelinya di pasar gelap, dari penjual ilegal di jalan, dan Anda tidak tahu apa yang ada di dalam pil ekstasi, berapa banyak MDMA yang terkandung,” katanya.

Jalur ilegal itu, sambung Tijs, membuat para gembong ekstasi memasukkan racun mematikan.”Kadang-kadang ada yang diracuni dalam ekstasi yang dijual Oktober tahun lalu. Tiga orang meninggal karena ekstasi diracuni. Anda harus berhenti dengan kriminalisasi itu dan mulai melegalkannya,” imbuh dia.
(mas)
Berita Terkait
Ratu Belanda Maxima...
Ratu Belanda Maxima Kunjungi Indonesia, Ini Rangkaian Agendanya
Belanda Kembalikan 478...
Belanda Kembalikan 478 Harta Karun yang Pernah Dijarah saat Penjajahan ke Indonesia
Polandia Vs Belanda:...
Polandia Vs Belanda: The Oranye Menang 2-1!
Belanda Memiliki 300.000...
Belanda Memiliki 300.000 Harta Karun yang Dijarah dari Negeri Jajahan
5 Negara Bekas Jajahan...
5 Negara Bekas Jajahan Belanda, Nomor 2 Banyak yang Fasih Bahasa Jawa
Kisah Idjon Djanbi,...
Kisah Idjon Djanbi, Bule yang Jadi Komandan Pertama Kopassus
Berita Terkini
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
54 menit yang lalu
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
1 jam yang lalu
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
2 jam yang lalu
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
4 jam yang lalu
Kerusuhan Pecah di Italia...
Kerusuhan Pecah di Italia setelah Pria Maroko Dibunuh Polisi secara Brutal
5 jam yang lalu
Trump: Pasukan AS Segera...
Trump: Pasukan AS Segera Serang Lokasi Gunung Pickaxe Iran dengan Sangat Hebat
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved