Kartunis Nabi Muhammad Keluar dari Charlie Hebdo

Selasa, 19 Mei 2015 - 10:51 WIB
Kartunis Nabi Muhammad...
Kartunis Nabi Muhammad Keluar dari Charlie Hebdo
A A A
PARIS - Renald Luzier, kartunis yang menggambar ilustrasi Nabi Muhammad untuk sampul majalah Charlie Hebdo memilih keluar dari majalah satire di Prancis itu.

Kartunis itu mengaku tidak mampu mengatasi kesedihan setelah pembantaian berdarah terhadap 12 orang di kantor majalah Charlie Hebdo.

Luzier, 43, atau yang kerap disapa Luz merupakan kartunis terkemuka di majalah itu. Menurut Daily Mirror, Selasa (19/5/2015), selain tak bisa mengatasi kesedihan atas serangan pada Januari 2015, Luz juga dia tidak bisa mengatasi sakit hati dan kemarahan setelah rekan-rekannya dibantai.

Para pria bersenjata mengklaim serangan mereka sebagai hukuman atas penerbitan kartun yang menghujat Nabi Muhammad. Luz terkenal setelah kartun Nabi Muhammad menjadi sampul yang membuat majalah itu laris manis. Tapi, dia didera rasa takut sejak serangan itu.

Pada awal bulan ini, Luz telah memutuskan untuk berhenti menggambar Nabi Muhammad. Kendati demikian, dia mengatakan kepada surat kabar Liberation bahwa ia ingin bebas.”Tetap menguasai hidup saya sebanyak mungkin, terutama dalam jangka pendek, setelah apa yang kita lalui,” katanya.

Luz lolos dari maut, karena ketika kantor Charlie Hebdo diserang dia datang terlambat. Dia ketiduran sehingga terlambat. Ketika ia sampai di kantor, ia menemukan rekan kartunis dan editor tewas tergeletak bersimbah darah.

Dua penyerang kantor itu, Said dan Cherif Kouachi sempat melarikan diri sebelum akhirnya tewas setelah baku tembak dengan polisi di pinggiran Paris.
(mas)
Berita Terkait
Lyon Jadi Pelabuhan...
Lyon Jadi Pelabuhan Baru Jerome Boateng
8 Bukti Prancis Kehilangan...
8 Bukti Prancis Kehilangan Pengaruh Neokolonialisme di Afrika
Prancis Imbau Warganya...
Prancis Imbau Warganya Segera Tinggalkan Pakistan
Pelaku Penyanderaan...
Pelaku Penyanderaan di Bank Prancis Masuk dalam Daftar Pemantauan
Gerakan Boikot Produk...
Gerakan Boikot Produk Prancis Raih Momentum di Bangladesh
5 Alasan PM Prancis...
5 Alasan PM Prancis Sebastien Lecornu Mundur, dari Defisit Anggaran hingga Rasio Utang Capai 113 Persen
Berita Terkini
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
19 menit yang lalu
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
2 jam yang lalu
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Venezuela: 235 Orang Tewas, 1.500 Luka, Banyak Jasad Terkubur Reruntuhan
3 jam yang lalu
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
4 jam yang lalu
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
4 jam yang lalu
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
5 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved