Kremlin Bantah Klaim Kiev soal Mata-mata Rusia

Senin, 18 Mei 2015 - 18:11 WIB
Kremlin Bantah Klaim...
Kremlin Bantah Klaim Kiev soal Mata-mata Rusia
A A A
MOSKOW - Pemerintah Rusia menegaskan, bahwa klaim yang dilontarkan Kiev adalah sebuah kebohongan. Sebelumnya, Pemerintah Ukraina mengaku telah menangkap dua orang tentara Rusia yang ditugaskan sebagai mata-mata di Ukraina timur.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov yang awalnya enggan memberikan respon terkait klaim Kiev tersebut akhirnya angkat bicara. Peskov, seperti dilansir Reuters pada Senin (18/5/2015) kembali menyebut, bahwa Rusia tidak pernah mengirimkan pasukan ke Ukraina timur.

"Pertama, saya tidak bisa mengkonfirmasi hal tersebut. Kami (administrasi kepresidenan) bukanlah pihak yang tepat untuk menjawab pertanyaan tersebut. Kedua, kami dan Kementerian Pertahanan beberapa kali mengatakan bahwa tidak ada prajurit Rusia di Donbass," kata Peskov kala menjawab pertanyaan wartawan di Moskow.

Sebelumnya, juru bicara militer Ukraina, Andriy Lysenko mengatakan, saat ini dua prajurit Rusia itu berada dalam penahanan Ukraina. "Dua prajurit Rusia berada di dalam tahanan. Penyidik kami sedang bekerja dengan (memeriksa) mereka,” kata Lysenko. (Baca juga: Memanas Lagi, Ukraina Tangkap Dua Tentara Rusia)

Penangkapan dua tentara Rusia itu disebut-sebut akan menjadi bukti baru bagi Ukraina soal tuduhan keterlibatan Rusia dalam konflik di Ukraina timur. Ukraina dan juga NATO, yang selama ini memang terus menuduh Rusia mendukung separatis pro-Rusia di Ukraina timur.
(esn)
Berita Terkait
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Putin: Ekonomi Rusia...
Putin: Ekonomi Rusia Ungguli Banyak Anggota G20 Meski Ada Sanksi
Rusia: Krisis Ukraina...
Rusia: Krisis Ukraina akibat Tujuan Kebijakan Amerika Serikat
Apa yang Diinginkan...
Apa yang Diinginkan Putin dalam Mengakhiri Krisis Ukraina?
Putin: Krisis Ukraina...
Putin: Krisis Ukraina Disebabkan oleh Upaya Barat Pertahankan Hegemoni
Berita Terkini
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
1 jam yang lalu
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
2 jam yang lalu
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
2 jam yang lalu
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
3 jam yang lalu
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
4 jam yang lalu
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
6 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved