Saudi: Koalisi Teluk Tak Berniat Perang di Yaman

Selasa, 07 April 2015 - 11:17 WIB
Saudi: Koalisi Teluk...
Saudi: Koalisi Teluk Tak Berniat Perang di Yaman
A A A
RIYADH - Pemerintah Arab Saudi yang memimpin koalisi Teluk dalam agresi militer terhadap kelompok Houthi di Yaman menyatakan, bahwa koalisi Teluk tidak berniat perang di Yaman.

Menurut Saudi, koalisi Teluk hanya berupaya memulihkan pemerintah sah Yaman di bawah kepemimpinan Presiden Abed Rabbo Mansour Hadi.

Pernyataan itu disampaikan Menteri Kebudayaan dan Informasi Arab Saudi, Adel Al-Toraifi dalam acara pertemuan Dewan Menteri di Istana Al-Yamamah, Riyadh. Pertemuan mingguan itu dipimpin Raja Saudi, Salman bin Abadulaziz yang berjuluk Penjaga Dua Masjid Suci.

Menurut Toraifi, pasukan koalisi yang dimintai bantuan oleh Presiden Hadi hanya menetralisir kapasitas militer militan Houthi. Dia mengklaim agresi untuk memerangi Houthi di Yaman telah dipuji negara-negara Arab dan Islam serta masyarakat internasional.

Sementara itu, juru bicara operasi militer koalisi Teluk, Brigadir Jenderal Ahmed Al-Asseri, mengatakan, prioritas misi dari koalisi Teluk adalah melindungi rakyat sipil Yaman dan warga sipil asing yang ada di negara itu. ”Keamanan warga Yaman tetap prioritas utama kami,” katanya, seperti dikutip Arab News, Selasa (7/4/2015).

“Milisi Houthi masih menunjukkan tindakan bermusuhan terhadap penduduk dan warga, yang bukan sasaran militer,” lanjut dia.
(mas)
Berita Terkait
Hanya Jadi Boneka, PM...
Hanya Jadi Boneka, PM Yaman Ahmed bin Mubarak Pilih Mundur
Setelah Assad Tumbang,...
Setelah Assad Tumbang, Mungkinkah Rakyat Yaman Jatuhkan Houthi dengan Dukungan Israel dan AS?
Israel Sebut Musuh Terberatnya...
Israel Sebut Musuh Terberatnya Sekarang Adalah Houthi
Arab Saudi Ancam STC...
Arab Saudi Ancam STC yang Ingin Menguasai Hadramaut
Saudi Bertarung dengan...
Saudi Bertarung dengan UEA di Yaman, Berikut 6 Faktanya
Yaman Terpecah Belah,...
Yaman Terpecah Belah, Akankah Intervensi Arab Saudi dan UEA Sukses?
Berita Terkini
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
1 jam yang lalu
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
2 jam yang lalu
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
3 jam yang lalu
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
4 jam yang lalu
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
6 jam yang lalu
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
6 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved