Barter Tahanan Ditolak RI, Bishop Ajukan Tawaran Baru

Kamis, 12 Maret 2015 - 09:10 WIB
Barter Tahanan Ditolak...
Barter Tahanan Ditolak RI, Bishop Ajukan Tawaran Baru
A A A
CANBERRA - Indonesia telah menolak barter tahanan dengan dua gembong narkoba Bali Nine yang ditawarkan Menteri Luar Negeri Australia, Julie Bishop. Kini Bishop mengajukan tawaran baru demi menyelamatkan dua warganya itu dari eksekusi mati.

Tawaran baru itu, berupa pembayaran untuk mengganti eksekusi dengan penjara seumur hidup. Duo Bali Nine asal Australia yang bakal dieksekusi, yakni Andrew Chan dan Myuran Sukumaran saat ini sudah ada di Nusakambangan dan kemungkinan akan dieksekusi dalam waktu dekat.

Tawaran baru dari Bishop itu disampaikan melalui surat yang ditujukan kepada Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno LP Marsudi. Tawaran itu sebagai tindak lanjut pembicaraan telepon kedua diplomat tinggi itu pada 3 Maret 2015. (Baca: Australia Tawarkan Pertukaran Tahanan)

Dalam suratnya, Bishop mendesak Menlu Retno Marsudi untuk mempertimbangkan tawaran barunya itu setelah tawaran barter tiga tahanan Indonesia dengan duo Bali Nine ditolak.

”Seperti yang telah dibahas, pemerintah Australia akan siap untuk menutupi biaya dari hukuman penjara seumur hidup yang berkelanjutan untuk Chan dan Sukumaran,” tulis Bishop dalam suratnya, seperti dilansir Sky News, Kamis (12/3/2015).

Menlu Retno telah menegaskan, barter tahanan tidak ada dalam aturan hukum di Indonesia. Presiden Indonesia, Joko Widodo, juga mengesampikan tawaran barter tahanan itu.

Sementara itu, pengacara asal Australia, Peter Morrissey, menyatakan Indonesia bisa saja mempertimbangkan tawaran baru itu, tapi dia ragu tawaran baru itu akan diterima.”Saya pikir Indonesia akan mempertimbangkan seluruh jajaran hal yang telah diajukan Julie Bishop dan Tony Abbott telah diajukan,” ujarnya.
(mas)
Berita Terkait
Cendekiawan Muda RI...
Cendekiawan Muda RI di Australia Sumbang Ide Wujudkan Indonesia 4.0
Kerjasama dengan UNICEF,...
Kerjasama dengan UNICEF, Australia Bantu Penanganan Covid-19 Indonesia
KJRI Melbourne Benarkan...
KJRI Melbourne Benarkan Ada WNI yang Ditangkap Karena Ngutil Tas Mewah
Wasit Yordania Adham...
Wasit Yordania Adham Makhadmeh Pimpin Laga Timnas Indonesia vs Australia
Peringkat Timnas Indonesia...
Peringkat Timnas Indonesia Terpaut Jauh dari Australia, Shin Tae-yong: Kami Tidak Gentar
Perwakilan RI Fasilitasi...
Perwakilan RI Fasilitasi Repatriasi Mandiri 358 Mahasiswa dari Australia
Berita Terkini
Apa itu Reciprocal Tariffs?...
Apa itu Reciprocal Tariffs? Kebijakan Kontroversial AS yang Ditetapkan Donald Trump
9 menit yang lalu
Senator AS Pecahkan...
Senator AS Pecahkan Rekor Mencela Trump dengan Pidato 25 Jam Non-Stop
1 jam yang lalu
Tak Hanya pada Indonesia,...
Tak Hanya pada Indonesia, Trump Terapkan Tarif untuk Israel dalam Perang Dagang Global
2 jam yang lalu
Para Pemimpin Dunia...
Para Pemimpin Dunia Diam-diam Berbicara dengan Putin
3 jam yang lalu
Qatar, UEA, dan Israel...
Qatar, UEA, dan Israel Gelar Latihan Militer Bersama di Yunani
4 jam yang lalu
Netanyahu Ungkap Militer...
Netanyahu Ungkap Militer Israel akan Bangun Koridor Morag di Gaza
5 jam yang lalu
Infografis
China Luncurkan AI Baru...
China Luncurkan AI Baru Manus, Pintar Analisis Pasar Saham
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved