Militan Inggris Serukan Berperang di Suriah

Jum'at, 20 Juni 2014 - 20:15 WIB
Militan Inggris Serukan...
Militan Inggris Serukan Berperang di Suriah
A A A
DUBAI - Sebuah video yang diklaim berasal dari militan Negara Islam Irak dan Levant kembali muncul di dunia maya. Dalam video tersebut muncul lima orang militan yang teridentifikasi berasal dari Inggris dan Australia.

Melansir Reuters, Jumat (20/6/2014), salah satu dari mereka yang mengaku sebagai Abu Muthanna al-Yaman dari Inggris, menyerukan kepada pemuda-pemuda di Inggris untuk meninggalkan kehidupan mereka dan berjuang di jalan Tuhan.

Dalam rekaman yang berjudul, "Tidak Ada Hidup Tanpa Jihad", kelima orang militan asing itu duduk di sebuah tempat dengan latar pedesaan dengan memegang senjata dan bendera al Qaeda berkibar di sekitar mereka.

“Kami adalah negara yang menerapkan hukum syariah (hukum Islam) baik di Irak maupun di Suriah, dan kami saat ini sedang mencari pasukan untuk turut berjuang di sisi Tuhan,” ungkap al-Yaman dalam video berbahasa Inggris itu.

Para militan lain diidentifikasi sebagai Abu Bara 'al-Hindi dan Abu Dujana al-Hindi, yang juga berasal dari Inggris. Sedangkan dua militan lainnya, Abu Yahya al-Shami dan Abu Nour al-Irak, berasal dari Australia.

"Kami telah berpartisipasi dalam pertempuran di Syam (Suriah), dan kami akan pergi ke Irak dalam beberapa hari dan kami akan berjuang di sana. Bila Allah mengizinkan kami akan kembali (ke Suriah), dan kami bahkan akan pergi ke Yordania dan Lebanon,” ucap al-Yaman.

Sebelumnya, pemerintah Australia telah mengeluarkan data yang menyebutkan setidaknya terdapat 150 warga mereka yang turut berperang di Suriah dan Irak, dan mereka khawatir bila para pejuang kembali ke Australia, mereka akan menyebarkan faham mereka di negara tersebut.
(esn)
Berita Terkait
Pengadilan Inggris Tetapkan...
Pengadilan Inggris Tetapkan Shamima Begum Bisa Kembali dari Suriah
Assad Punya Rp1,1 Triliun...
Assad Punya Rp1,1 Triliun di Rekening Bank Inggris yang Dibekukan
Inggris Potong Bantuan,...
Inggris Potong Bantuan, 40 Ribu Anak Suriah Berhenti Sekolah
Inggris Dilaporkan Selidiki...
Inggris Dilaporkan Selidiki Istri Assad atas Tuduhan Kejahatan Perang
Kisah Maya Ghazal, Pengungsi...
Kisah Maya Ghazal, Pengungsi Cantik Pertama di Dunia yang Jadi Pilot Penerbangan
Intelijen AS dan Inggris...
Intelijen AS dan Inggris Minta ISIS Serang Pangkalan Militer Rusia di Suriah
Berita Terkini
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
27 menit yang lalu
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
1 jam yang lalu
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
2 jam yang lalu
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
3 jam yang lalu
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
4 jam yang lalu
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
5 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved