Pensiunan Jenderal AS Ini Ditunjuk Jadi Koordinator Senjata untuk Ukraina

Sabtu, 23 April 2022 - 21:08 WIB
loading...
Pensiunan Jenderal AS...
Mayor Jenderal Terry A. Wolff ditunjuk sebagai koordinator senjata untuk Ukraina. Foto/Russia Today
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) menunjuk seorang pensiunan jenderal Angkatan Darat untuk membantu mengoordinasikan upaya besar-besaran pengiriman senjata dan amunisi ke Ukraina .

Gedung Putih mengumumkan Perencana kebijakan veteran Pentagon Terry Wolff sebagai koordinator senjata untuk Ukraina di bawah Dewan Keamanan Nasional (NSC). Wolff sebelumnya pernah mengawasi bantuan Washington untuk militan di Suriah

"Wolff baru-baru ini bergabung dengan NSC," kata seorang juru bicara kepada wartawan, mencatat pengalaman pensiunan jenderal bintang tiga itu sebelumnya dengan badan Gedung Putih, serta Departemen Luar Negeri, Pentagon dan Staf Gabungan seperti dikutip dari Russia Today, Sabtu (23/4/2022).



Seorang perwira dengan pelatihan, Wolff menghabiskan hampir satu dekade di Jerman dan melakukan tiga tur di Irak antara tahun 2003 dan 2010, termasuk dengan Tim Pelatihan Bantuan Militer Koalisi. Penugasan terakhirnya sebelum pensiun pada Februari 2014 adalah sebagai direktur rencana strategis dan kebijakan (J-5) Staf Gabungan, selama lebih dari dua tahun.

Wolff kemudian bergabung dengan Near East South Asia Center for Strategic Studies (NESA), sebuah organisasi di Universitas Pertahanan Nasional, tetapi mengambil cuti panjang pada November 2015 untuk melayani pemerintahan Obama sebagai wakil utusan khusus untuk Koalisi Global untuk Melawan ISIS.

“Pengalamannya sebagai wakil Koalisi Mengalahkan (ISIS) akan luar biasa dalam memastikan koalisi ini mempertahankan momentum,” kata seorang pejabat kepada CNN.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Aroma Match Fixing Rugikan...
Aroma Match Fixing Rugikan Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Kenapa FIFA Tolak Investigasi?
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Iran Desak Militer Negara...
Iran Desak Militer Negara Barat Angkat Kaki dari Timur Tengah: Biang Masalah!
Rekomendasi
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Jokowi Hadiri HUT Ke-80...
Jokowi Hadiri HUT Ke-80 Bhayangkara di Cikeas
5 Fakta Menarik Norwegia...
5 Fakta Menarik Norwegia Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 usai Singkirkan Pantai Gading
Berita Terkini
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved