Afrika

Diserang, 12 penjaga perdamaian dan staf PBB di Sudan Selatan tewas

Selasa,  9 April 2013  −  22:13 WIB
Diserang, 12 penjaga perdamaian dan staf PBB di Sudan Selatan tewas
Ilustrasi

Sindonews.com – Lima penjaga perdamaian asal India dan setidaknya tujuh staf sipil PBB tewas dalam serangan bersenjata di Sudan Selatan, Selasa (9/4/2013).
 
"Lima penjaga perdamaian dari India untuk UNMISS (Misi PBB di Sudan Selatan) tewas dalam serangan di Jonglei," tulis Juru Bicara Kementerian Luar Negeri India Syed Akbaruddin di Twitter. Ia menambahkan, empat lainnya juga terluka dalam serangan itu.
 
Hilde Johnson, pejabat PBB di Sudan Selatan mengecam persitiwa ini. “Kami mengutuk pembunuhan terhadap sejumlah penjaga perdamaian dan beberapa staf sipil. Mereka diserang oleh orang tak dikenal," kata sebuah pernyataan PBB.
 
Sebuah sumber PBB yang meminta untuk tidak disebutkan namanya mengatakan kepada AFP, bahwa tujuh atau delapan warga sipil tewas, yang diyakini adalah staf PBB di Sudan Selatan.
 
Sejak merdeka pada Juli 2011, wilayah Sudan Selatan memang masih bergejolak. Itu pula sebabnya, PBB menempatkan pasukan penjaga perdamaian di wilayah itu. Wilayah yang paling panas adalah Pibor County.
 
"Tanpa stabilitas dan perdamaian di Jonglei, negara bagian terbesar di Sudan Selatan, stabilitas jangka panjang juga di negara itu bisa beresiko," kata Johnson kepada wartawan.


(esn)

views: 683x
shadow