alexa snippet

Pentagon: AS Belum Tentu Tembak Jatuh Rudal Korut

Pentagon: AS Belum Tentu Tembak Jatuh Rudal Korut
AS belum tentu akan menembak jatuh rudal nuklir antar benua Korut jika dirasa tidak mengancam dan untuk mengumpulkan data intelijen. Foto/Ilustrasi/Istimewa
A+ A-
WASHINGTON - Militer Amerika Serikat (AS) akan menahan diri ketimbang menembak jatuh rudal balistik antar benua (ICBM) Korea Utara (Korut) dalam rangka mengumpulkan data intelijen jika rudal tersebut dirasa bukan ancaman. Demikian pernyataan Menteri Pertahanan Ashton Carter dalam konferensi pers terakhirnya.

"Jika rudal itu mengancam akan dicegat. Jika tidak mengancam, kita tidak akan selalu melakukannya. Mungkin lebih menguntungkan untuk kita, pertama-tama, menyelamatkan persedian rudal pencegat kami, dan kedua untuk mengumpulkan data intelijen daripan mencegat ketika itu tidak mengancam," tutur Carter seperti dikutip dari Reuters, Rabu (11/1/2017).

Perwira tinggi militer AS, Jenderal Joseph Dunford, sependapat dengan pernyataan Carter. Dunford yang akan meninggalkan jabatannya sebagai kepala staf gabungan nantinya akan menjadi penasehat militer Trump.

Sebelumnya, Korut mentatakan bisa melakukan meluncurkan rudal balistik antar benua setiap saat dari lokasi yang ditentukan oleh pemimpin negara itu Kim Jong-un. Mereka mengatakan kebijakan permusuhan AS harus disalahkan atas pengembangan senjata nuklir tersebut.

Setelah sepenuhnya dikembangkan, ICBM Korut bisa mengancam daratan AS yaitu sekitar 9.000 km. ICBM Korut diyakini memiliki jarak tembak beragam mulai dari 5.500 km, hingga dirancang untuk jarak 10.000 km atau lebih jauh.



(ian)
views: 13.396
loading gif
Top