Balas Dendam, Rudal Tomahawk AS Hancurkan 3 Situs Radar Houthi

Kamis, 13 Oktober 2016 - 11:22 WIB
Balas Dendam, Rudal...
Balas Dendam, Rudal Tomahawk AS Hancurkan 3 Situs Radar Houthi
A A A
WASHINGTON - Kapal perang destroyer Amerika Serikat (AS) USS Nitze menghancurkan tiga situs radar kelompok pemberontak Houthi Yaman dengan rudal-rudal jelajah Tomahawk, Kamis (13/10/2016). Pentagon mengkonfirmasi, serangan rudal ini sebagai pembalasan setelah kapal perang AS, USS Mason, jadi target serangan rudal yang ditembak dari wilayah yang dikuasai Houthi.

Serangan pembalasan ini, menurut Pentagon, disahkan oleh Presiden Barack Obama. Menurut pejabat AS, semua target rudal jelajah Tomahawk berada di daerah terpencil, yang diklaim bersiko kecil menimbulkan korban sipil.

”Ini serangan pertahanan diri yang terbatas dilakukan untuk melindungi personel, kapal, dan kebebasan navigasi kami di lorong maritim yang penting ini,” kata juru bicara Pentagon, Peter Cook, seperti dikutip Reuters.

Menurut Peter Cook, Presiden Obama secara resmi merekomendasi kepada Menteri Pertahanan AS, Ashton Carter dan Kepala Staf Gabungan AS, Jenderal Joseph Dunford, untuk melakukan serangan. “Militer AS berjanji untuk menanggapi ancaman lebih lanjut terhadap kapal dan lalu lintas komersial,” lanjut Cook.

Sebelumnya pada hari Rabu, kapal perang destroyer USS Mason untuk kedua kalinya jadi target serangan rudal dari wilayah yang dikuasai pemberontak Houthi Yaman. Serangan pertama terhadap kapal itu terjadi pada Sabtu pekan lalu.

Dalam serangan kedua, ada satu rudal yang menargetkan kapal USS Mason, namun berhasil digagalkan. ”Tidak ada kerusakan pada kapal atau awaknya,” kata Peter Cook.

AS memang tidak terlibat langsung dalam perang Yaman. Namun, AS memasok senjata untuk Arab Saudi yang memimpin koalisi Arab dalam menggempur kelompok pemberontak Houthi. Koalisi Arab menyerang Houthi atas permintaan pemerintah Presiden Yaman Abd Rabbo Mansour Hadi yang nyaris digulingkan Houthi.
(mas)
Berita Terkait
Houthi Murka Usai Amerika...
Houthi Murka Usai Amerika Serikat dan Inggris Bombardir Yaman
Mengapa Amerika Serikat...
Mengapa Amerika Serikat Selalu Keroyokan dalam Menyerang Musuh? Terbaru di Yaman
6 Alasan Houthi Ingin...
6 Alasan Houthi Ingin Berperang Melawan Amerika Serikat
Houthi Keluarkan Ancaman...
Houthi Keluarkan Ancaman Baru terhadap Kapal-kapal Amerika Serikat
3 Kapal Amerika Serikat...
3 Kapal Amerika Serikat yang Diserang Houthi di Laut Merah
Bombardir Houthi, Inggris...
Bombardir Houthi, Inggris Kerahkan Jet Tempur RAF Typhoon FGR4
Berita Terkini
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
28 menit yang lalu
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
2 jam yang lalu
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Venezuela: 235 Orang Tewas, 1.500 Luka, Banyak Jasad Terkubur Reruntuhan
3 jam yang lalu
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
4 jam yang lalu
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
4 jam yang lalu
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
5 jam yang lalu
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved