Jong-un Bilang Uji Coba Rudal Sebagai Keberhasilan Terbesar
Kamis, 25 Agustus 2016 - 08:39 WIB
Jong-un Bilang Uji Coba Rudal Sebagai Keberhasilan Terbesar
A
A
A
PYONGYANG - Pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong-un, mengawasi secara langsung uji coba rudal balistik dari kapal selam. Ia pun menyatakannya sebagai keberhasilan terbesar yang menempatkan Korut dalam peringkat terdepan dari kekuatan nuklir militer.
"Uji coba rudal balistik dari kapal selam strategis berhasil dilakukan di bawah bimbingan panglima tertinggi Tentara Rakyat Korea, Kim Jong-un. Dia menghargai peluncuran tersebut sebagai keberhasilan terbesar dan kemenangan," kata kantor berita resmi Korut, KCNA.
"Dia mencatat dengan bangga bahwa hasil uji coba terbukti dalam kenyataannya bahwa DPRK (Republik Demokratik Rakyat Korea) bergabung dengan peringkat teratas kekuatan militer yang dilengkapi dengan kemampuan serangan nuklir," sambung laporan KCNA seperti dikutip dari Reuters, Kamis (25/8/2016).
Laporan yang diturunkan KCNA itu tidak memberikan tanggal peluncuran rudal yang sepertinya menjadi hal lazim menghilangkan waktu dan lokasi kegiatan pemimpin diktator muda Korut itu.
KCNA mengatakan uji coba menunjukkan rudal berbahan bakar padat dan sistem kontrol serta atmosfer re-entry hulu ledak telah memenuhi persyaratan operasional.
Militer Korsel dan Amerika Serikat (AS) mengatakan rudal tersebut ditembakkan dari dekat kota pesisir Utara dari Sinpo, dimana pangkalan kapal selam berada, ke arah Jepang. Jepang mengatakan rudal itu mencapai zona pertahanan udara identifikasi (Adiz). Ini adalah pertama kalnya rudal Korut mencapai zona tersebut.
"Uji coba rudal balistik dari kapal selam strategis berhasil dilakukan di bawah bimbingan panglima tertinggi Tentara Rakyat Korea, Kim Jong-un. Dia menghargai peluncuran tersebut sebagai keberhasilan terbesar dan kemenangan," kata kantor berita resmi Korut, KCNA.
"Dia mencatat dengan bangga bahwa hasil uji coba terbukti dalam kenyataannya bahwa DPRK (Republik Demokratik Rakyat Korea) bergabung dengan peringkat teratas kekuatan militer yang dilengkapi dengan kemampuan serangan nuklir," sambung laporan KCNA seperti dikutip dari Reuters, Kamis (25/8/2016).
Laporan yang diturunkan KCNA itu tidak memberikan tanggal peluncuran rudal yang sepertinya menjadi hal lazim menghilangkan waktu dan lokasi kegiatan pemimpin diktator muda Korut itu.
KCNA mengatakan uji coba menunjukkan rudal berbahan bakar padat dan sistem kontrol serta atmosfer re-entry hulu ledak telah memenuhi persyaratan operasional.
Militer Korsel dan Amerika Serikat (AS) mengatakan rudal tersebut ditembakkan dari dekat kota pesisir Utara dari Sinpo, dimana pangkalan kapal selam berada, ke arah Jepang. Jepang mengatakan rudal itu mencapai zona pertahanan udara identifikasi (Adiz). Ini adalah pertama kalnya rudal Korut mencapai zona tersebut.
(ian)