Jerman: NATO dan Rusia Harus Terbuka Soal Penempatan Pasukan

Senin, 27 Juni 2016 - 23:20 WIB
Jerman: NATO dan Rusia...
Jerman: NATO dan Rusia Harus Terbuka Soal Penempatan Pasukan
A A A
BERLIN - Menteri Pertahanan Jerman, Ursula von der Leyen mengatakan, NATO dan Rusia harus saling terbuka mengenai penempatan pasukan mereka. Hal ini perlu dilakukan guna mencegah eskalasi lebih lanjut antara kedua belah pihak.

Ursula menuturkan, NATO dan Rusia harus membuka komunikasi, dan mulai berbagai data mengenai penempatan atau penempatan ulang pasukan mereka di seluruh Eropa. Menurutnya, NATO sejatinya ingin memiliki hubungan baik dengan Rusia.

"Tentu saja, kita perlu hubungan yang lebih baik dengan Rusia. Tetapi untuk itu, Rusia juga harus mematuhi aturan internasional. Dialog membutuhkan setidaknya dua (pihak). Selain itu, transparansi juga penting. Ini akan masuk akal jika Rusia dan NATO melalui kerangka OSCE terus mengungkapkan data tentang relokasi dan penegakan militer mereka," ucap Ursula.

"Adapun kepada NATO, yang merupakan serikat pertahanan esklusif, saran ini sudah diutarakan sebelumnya," sambungnya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Itar-tass pada Senin (27/6).

Hubungan NATO dan Rusia sendiri memang jauh dari kata baik. Keduanya terus terlibat ketegangan, terlebih saat NATO mulai sering melakukan kegiatan militer di negar-negara yang berdekatan dengan Rusia.
(esn)
Berita Terkait
Jerman Berikan Bantuan...
Jerman Berikan Bantuan Perang untuk Ukraina Sebesar 6,5 Trilyun Rupiah
7.500 Pasukan Gabungan...
7.500 Pasukan Gabungan NATO Gelar Latihan Perang di Pangkalan Militer Jerman
Jerman Akui Howitzer...
Jerman Akui Howitzer Bantuan untuk Ukraina Banyak yang Rusak
Rencana Perang Jerman...
Rencana Perang Jerman Melawan Rusia Bocor, Seperti Apa Detailnya?
Rusia Tuding Pemimpin...
Rusia Tuding Pemimpin Jerman Dorong Berlin Berperang Melawan Moskow
Murka Hanya Diberi Helm,...
Murka Hanya Diberi Helm, Ukraina Tuntut Jerman Kirim Senjata Mematikan!
Berita Terkini
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
52 menit yang lalu
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
1 jam yang lalu
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
2 jam yang lalu
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
3 jam yang lalu
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
4 jam yang lalu
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
4 jam yang lalu
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved