Ancam Serang Saudi, ISIS Sebut Koalisi Islam Bodoh

Minggu, 20 Desember 2015 - 08:12 WIB
Ancam Serang Saudi,...
Ancam Serang Saudi, ISIS Sebut Koalisi Islam Bodoh
A A A
RAQQA - Kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mengancam akan menyerang Arab Saudi setelah Saudi mengumumkan memimpin Koalisi Islam dari 34 negara. Tak hanya mengancam, ISIS juga meledek Saudi dan negara-negara yang tergabung dalam Koalisi Islam itu dengan menyebut mereka “bodoh”.

Saudi pada pekan lalu membuat kejutan pada dunia dengan mengumumkan pembentukan Koalisi Islam untuk memerangi teroris di sejumlah negara, termasuk kelompok ISIS. Namun, kelompok yang menguasai sebagian wilayah Irak dan Suriah itu tidak gentar dengan Koalisi Islam yang dipimpin Saudi.

Dalam sebuah publikasi mingguan dengan menampilkan kegiatan militernya, ISIS menyebut Saudi dan Koalisi Islam dari 34 negara itu sebagai “orang-orang bodoh”.

Menteri Pertahanan yang juga Deputi Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi, Mohammed bin Salman, mengatakan Koalisi Islam bermarkas di Riyadh. Putra Raja Salman bin Abdulaziz itu menegaskan Koalisi Islam dibentuk untuk melawan teroris di Irak, Suriah, Libya, Mesir dan Afghanistan.


Ke-34 negara itu adalah Arab Saudi, Yordania, Uni Emirat Arab (UEA), Pakistan, Bahrain, Bangladesh, Benin, Turki, Chad, Togo, Tunisia, Djibouti, Senegal, Sudan, Sierra Leone, Somalia, Gabon, Guinea, Palestina, Republik Federal Islam Komoro, Qatar, Cote d'Ivoire, Kuwait, Libanon, Libya, Maladewa, Mali, Malaysia, Mesir, Maroko, Mauritania, Niger, Nigeria dan Yaman.

Malaysia telah membantah bergabung dalam Koalisi Islam. Sedangkan Pakistan yang awalnya menyangkal bergabung, pada akhirnya mengkonfirmasi setuju menjadi bagian dari Koalisi Islam.

(Baca: ISIS Nyatakan Perang dengan Arab Saudi)

Dalam sebuah pernyataan, ISIS meledek bahwa koalisi yang dipimpin Saudi itu akan runtuh.”Dengan izin dari Tuhan, koalisi ini akan runtuh, (koalisi) dari pemerintah tiran yang menindas di negeri Islam,” bunyi pernyataan kelompok itu yang dipublikasikan secara online, seperti dikutip Reuters, Minggu (20/12/2015).

”Koalisi Mohammed bin Salman akan terkejut,” lanjut pernyataan itu. Dalam pernyataan itu, ISIS juga meledek pertemuan kelompok pemberontak moderat Suriah yang berlangsung di Riyadh dengan menganggap semua pihak yang melakukan pertemuan itu sebagai “kafir”.
(mas)
Berita Terkait
ISIS Klaim Ledakan di...
ISIS Klaim Ledakan di Pemakaman Non Muslim Jeddah
Arab Saudi Desak Koalisi...
Arab Saudi Desak Koalisi Global Bersatu Lenyapkan ISIS Selamanya
Arab Saudi Akan Terus...
Arab Saudi Akan Terus Cegah Kebangkitan ISIS dan Memerangi Terorisme
Komentarnya Sulut Ketegangan...
Komentarnya Sulut Ketegangan di Teluk, Menlu Lebanon Ajukan Pengunduran Diri
Menlu Lebanon Secara...
Menlu Lebanon Secara Tersirat Tuding Negara Teluk Dukung ISIS
Apakah Taleb Abdulmohsen...
Apakah Taleb Abdulmohsen Terafiliasi ISIS? Simak Ulasannya
Berita Terkini
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
16 menit yang lalu
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
30 menit yang lalu
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
1 jam yang lalu
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
2 jam yang lalu
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
3 jam yang lalu
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
5 jam yang lalu
Infografis
Politikus Muslim Mulai...
Politikus Muslim Mulai Kuasai Politik AS, Sinyal Kebangkitan Islam di Paman Sam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved