Tim SAR Temukan Puing Helikopter Militer Jepang yang Jatuh di Laut

Sabtu, 08 April 2023 - 10:20 WIB
loading...
Tim SAR Temukan Puing...
Tim SAR Temukan Puing Helikopter Militer Jepang yang Jatuh di Laut. FOTO/Kyodo
A A A
TOKYO - Sebuah sekoci yang tidak terpakai, sebuah pintu, dan pecahan lainnya yang diyakini berasal dari helikopter tentara Jepang telah ditemukan oleh tim SAR, Jumat (7/42023). Sebelumnya, sebuah helikopter Black Hawk yang membawa 10 awak diduga jatuh di laut.

Seperti dilaporkan AP, Menteri Pertahanan Jepang Yasukazu Hamada, yang berjuang menahan air mata, mengatakan kepada wartawan bahwa tidak ada awak kapal yang hilang yang ditemukan saat pencarian dilanjutkan pada Jumat.

Baca juga: Politisi Jepang Usulkan Tempat Perlindungan Bom Baru

Dia mengatakan bahwa pihaknya menganggap serius kecelakaan itu. “Kami akan melakukan yang terbaik untuk menyelamatkan 10 orang yang masih hilang, sambil terus mengumpulkan informasi terkait tingkat kerusakan,” tambah Hamada.

Angkutan pasukan UH-60JA, umumnya dikenal sebagai Black Hawk, menghilang pada Kamis sore saat melakukan misi pengintaian di pulau-pulau selatan Jepang, menurut kepala Pasukan Bela Diri Darat, Yasunori Morishita.

Helikopter itu menghilang dari radar hanya 10 menit setelah berangkat dari pangkalan GSDF di Pulau Miyako dan diyakini telah jatuh ke perairan antara Miyako dan Pulau Irabu di dekatnya di barat laut. Daerah ini sekitar 1.800 km barat daya Tokyo.

Kapal patroli penjaga pantai menemukan sekoci tak terpakai yang nomor serinya cocok dengan helikopter yang hilang dan sebuah pintu yang diyakini milik pesawat yang sama di dekat lokasi kecelakaan, kata pejabat militer.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Kozo Okamoto?...
Siapa Kozo Okamoto? Militan Tentara Merah Jepang yang Mengaku Berjuang untuk Palestina
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
4 Operasi Militer Berani...
4 Operasi Militer Berani yang Berakhir Bencana, dari Invasi Teluk Babi hingga Cakar Elang
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Khawatir Asia Timur...
Khawatir Asia Timur Jadi Medan Perang, Menhan Jepang: Senjata Nuklir Tak Bisa Dihindari
Tinggalkan Jas dan Dasi,...
Tinggalkan Jas dan Dasi, Pekerja Kantoran di Jepang Boleh Pakai Celana Pendek dan Kaus Oblong
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Menlu 8 Negara Kecam...
Menlu 8 Negara Kecam Menteri Israel dan Ribuan Pemukim Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Ketua RT Terima Laporan...
Ketua RT Terima Laporan Ada Orang Pingsan di Tempat Sutrimo Tergeletak
Golfphoria 2026: Turnamen...
Golfphoria 2026: Turnamen Golf Rasa Festival di Bali International Golf, Makin Meriah dan Siap Cetak Rekor Dunia
Sukses Digelar, DChamp...
Sukses Digelar, D'Champ Charity Golf Tournament 2026 Salurkan Donasi untuk Atlet Muda dan Pesantren
Berita Terkini
AS Pertimbangkan Operasi...
AS Pertimbangkan Operasi Paling Canggih untuk Curi Stok Uranium Iran, Libatkan Ribuan Tentara
3 Alasan Kuwait dan...
3 Alasan Kuwait dan Bahrain Melancarkan Serangan Udara ke Iran, Lelah dan Capek Jadi Target
Siapa Kozo Okamoto?...
Siapa Kozo Okamoto? Militan Tentara Merah Jepang yang Mengaku Berjuang untuk Palestina
Venezuela Tak Bisa Ambil...
Venezuela Tak Bisa Ambil 31 Ton Emas Batangan senilai Rp71 Triliun, Ini 3 Alasannya
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi...
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi Trump untuk Menghentikan Perang Iran?
Peretas Retas Perusahaan...
Peretas Retas Perusahaan Pertahanan Israel IMCO, Dokumen Rahasia Militer Israel Bocor
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved