Rusia: AS Kirim Pasukan Khusus Picu Perang Proxy di Suriah

Sabtu, 31 Oktober 2015 - 14:18 WIB
Rusia: AS Kirim Pasukan...
Rusia: AS Kirim Pasukan Khusus Picu Perang Proxy di Suriah
A A A
MOSKOW - Rusia memperingatkan langkah Amerika Serikat (AS) yang bisa memicu perang proxy di Suriah karena mengirim pasukan khusus. Peringatan itu disampaikan Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov.

Washington menegaskan bahwa kurang dari 50 pasukan khusus bersiap dikirim ke Suriah utara untuk menjadi penasihat kelompok oposisi moderat dalam melawan ISIS.

Konflik di Suriah semakin rumit, di mana AS dan koalisinya terus menghendaki Presiden Suriah Bashar al-Assad lengser. Namun, Rusia dan Iran tetap mendukung Presiden Assad yang merupakan sekutu mereka. Rusia berpendapat masa depan sebuah negara, termasuk Suriah tidak bisa ditentukan oleh negara asing tapi oleh rakyat negara terkait.

”Saya yakin bahwa baik Amerika Serikat maupun Rusia tidak ingin (konflik) ini menjadi apa yang disebut perang proxy,” kata Lavrov seperti dikutip Reuters, Sabtu (31/10/2015).”Tapi itu jelas bagi saya, bahwa situasi telahh membuat tugas kerjasama antara militer lebih relevan.”

Sebelumnya, Pentagon mengatakan pasukan khusus darat AS yang dikerahkan ke Suriah hanya bertindak sebagai penasihat oposisi moderat Suriah, bukan untuk bertempur di garis depan.

”Peran fundamental dan strategi kami ini adalah untuk memungkinkan pasukan lokal (yang bertindak), tapi apakah menempatkan pasukan AS itu tidak dalam bahaya? Memang, tidak ada pertanyaan tentang itu,” kata Menteri Pertahanan AS, Ash Carter.
(mas)
Berita Terkait
Suriah Murka! Sebut...
Suriah Murka! Sebut Serangan AS Bagian dari Agenda Bermusuhan
Serangan AS di Suriah...
Serangan AS di Suriah Tewaskan Pemimpin Senior ISIS
Pasukan AS Tewaskan...
Pasukan AS Tewaskan Dua Pentolan ISIS dalam Serangan di Suriah
Mampukah Serangan Balas...
Mampukah Serangan Balas Dendam Trump Melemahkan ISIS di Suriah?
Pemimpin ISIS Abu al-Hasan...
Pemimpin ISIS Abu al-Hasan Tewas dalam Pertempuran
Sekutu AS Tuduh Turki...
Sekutu AS Tuduh Turki Beri Zona Aman untuk ISIS
Berita Terkini
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
50 menit yang lalu
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
1 jam yang lalu
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
3 jam yang lalu
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
4 jam yang lalu
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
4 jam yang lalu
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
5 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved