Turki Ingin Tingkatkan Daya Jangkau Rudal Domestik Jadi 1.000 Km
Minggu, 15 Januari 2023 - 17:45 WIB
loading...
A
A
A
Pada bulan Desember, perusahaan pertahanan Turki, Baykar mengadakan penerbangan perdana Bayraktar Kizilelma, atau Red Apple. Menampilkan ciri khas radar rendah berkat desainnya, Kizilelma akan mampu melakukan misi yang paling menantang.
Baca: Turki Dituding Kirim Bom Tandan yang Dilarang ke Ukraina
Drone itu juga akan mampu terbang dengan muatan hingga 1.500 kilogram, dilengkapi dengan amunisi buatan Turki, dan kesadaran situasional yang tinggi dengan radar active electronically scanned array (AESA), juga dikembangkan di dalam negeri.
Erdogan mengatakan, pengujian rudal domestik terus berlanjut, dan menambahkan bahwa tes semacam itu "menakut-nakuti" Yunani, menggarisbawahi tes dari kota pesisir Izmir, dekat pulau-pulau Yunani di Laut Aegea.
“Uji coba sedang dilakukan dari Izmir, dan rudal yang mungkin diluncurkan dari sana mulai membuat mereka takut,” kata Erdogan. Erdogan menekankan bahwa industri pertahanan Türkiye tumbuh lebih kuat dan kelompok teroris sedang "dihancurkan".
Baca: Turki Dituding Kirim Bom Tandan yang Dilarang ke Ukraina
Drone itu juga akan mampu terbang dengan muatan hingga 1.500 kilogram, dilengkapi dengan amunisi buatan Turki, dan kesadaran situasional yang tinggi dengan radar active electronically scanned array (AESA), juga dikembangkan di dalam negeri.
Erdogan mengatakan, pengujian rudal domestik terus berlanjut, dan menambahkan bahwa tes semacam itu "menakut-nakuti" Yunani, menggarisbawahi tes dari kota pesisir Izmir, dekat pulau-pulau Yunani di Laut Aegea.
“Uji coba sedang dilakukan dari Izmir, dan rudal yang mungkin diluncurkan dari sana mulai membuat mereka takut,” kata Erdogan. Erdogan menekankan bahwa industri pertahanan Türkiye tumbuh lebih kuat dan kelompok teroris sedang "dihancurkan".
(esn)
Lihat Juga :