Kremlin Sebut Hubungan Rusia-AS Berada di Titik Terendah

Senin, 13 Juli 2020 - 18:57 WIB
loading...
Kremlin Sebut Hubungan...
Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov mengatakan, hubungan Rusia dan Amerika Serikat (AS) saat ini berada pada titik terendah. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov mengatakan, hubungan Rusia dan Amerika Serikat (AS) saat ini berada pada titik terendah. Masalah perjanjian kontrol senjata menjadi salah satu penyebab hubungan kedua negara belum membaik.

"Hubungan kami masih hampir pada titik terendah. Situasinya sangat buruk, baik dalam hal hubungan bilateral dan tanggung jawab kedua negara kami untuk urusan multilateral, pertama-tama masalah kontrol senjata dan stabilitas strategis," ucap Peskov.

( Baca juga: Rusia Pesimis dengan Masa Depan Perjanjian New START )

Menurutnya, ada kontak di bidang ini di tingkat ahli. "Tapi mereka tidak membawa kita lebih dekat ke pemahaman antara negara kita dalam hal melestarikan dokumen yang ada," ungkapnya, seperti dilansir Tass pada Senin (13/7/2020).

Peskov mengatakan, hal pertama adalah perjanjian START Baru yang sekarang merupakan satu-satunya dokumen yang dapat memastikan kontrol senjata pada skala global. Peskov mengingatkan bahwa Rusia dan AS memiliki kemampuan nuklir terbesar di dunia.

( Baca juga: Menkumham dan Wamenhan Raker dengan Komisi I Bahas RUU Kerja Sama Pertahanan Indonesia-Ukraina )

"Tidak ada satupun negara lain, termasuk China, yang oleh orang Amerika sangat gigih diundang ke negosiasi ini, tidak dapat dibandingkan dalam hal persenjataannya dengan Amerika atau kita," tukasnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Prancis Konfirmasi Kasus...
Prancis Konfirmasi Kasus Ebola Pertama, Pasien Seorang Dokter!
Rekomendasi
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Rekam Jejak Eks Ketua...
Rekam Jejak Eks Ketua PN Kudus yang Dipecat karena Tilep Uang Rp2 Miliar
Pengurus PPP Laporkan...
Pengurus PPP Laporkan Toni, Badri, dan Saiful Hakim ke Polda Metro Atas Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan
Berita Terkini
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved