Eks Jenderal AS: Perang Ukraina Bisa Diakhiri, tapi Rusia Bakal Gunakan Senjata Nuklir

Kamis, 12 Januari 2023 - 15:09 WIB
loading...
A A A
"Militer Ukraina, dibantu oleh AS dan Barat melalui senjata dan peralatan bernilai miliaran dolar, juga semakin kuat dengan cara yang sama, tetapi mungkin tidak cukup kuat untuk menendang Rusia," kata Ryan.

"Ini adalah hal besar yang akan menjadi lebih jelas bagi kami di musim semi dan musim panas saat pertempuran besar berlanjut," katanya.

"Jika pasukan Ukraina dapat memaksa Rusia keluar dari posisi bertahan mereka, maka kita mungkin bergerak menuju situasi di mana militer Rusia dapat dihancurkan atau senjata nuklir dapat digunakan," imbuh Ryan, yang mengajukan pertanyaan, "Apakah itu lebih berbahaya memiliki senjata nuklir taktis yang digunakan di Ukraina? Atau apakah lebih berbahaya jika militer Rusia dikalahkan di lapangan dan dihancurkan?"

Rusia menderita kekalahan brutal pada akhir Perang Dunia I. "Dan itu membantu menghidupkan rezim komunis di Rusia," kata Ryan, menambahkan, "Rusia dihancurkan—militernya dihancurkan—akan sangat melemahkan negara dan menyebabkan pemberontakan internal.”

"Itu bisa menyebabkan kekuatan tak terkendali dilepaskan di Rusia," katanya.

"Jika Ukraina tidak dapat mengusir Rusia, maka kita akan menemui jalan buntu," kata Ryan, menjelaskan seperti berakhirnya Perang Korea. "Bisa saja terjadi bahwa Rusia dan Ukraina menyetujui gencatan senjata, yang tidak tidak memerlukan banyak negosiasi."

Tahun lalu, Ukraina meluncurkan serangan balasan yang menakjubkan yang memaksa pasukan Rusia menyerahkan sebagian besar wilayahnya, tetapi saat musim dingin tiba, laju kemajuan melambat.

"Bagaimana perang ini berlangsung tidak akan ditentukan di meja perundingan untuk sementara waktu dan tidak akan ditentukan di udara oleh rudal dan bom," kata Ryan. "Tapi itu akan ditentukan oleh pertempuran di lapangan."
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
Diejek Habis-habisan,...
Diejek Habis-habisan, Trump akan Ganti Biaya Kargo Selat Hormuz 20% dengan Kesepakatan Investasi untuk Negara-negara Teluk
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Politik AS Didominasi...
Politik AS Didominasi Manula! Ini Deretan Politisi Tua yang Melebihi Usia Pensiun
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
Heboh! Polisi Geledah...
Heboh! Polisi Geledah Rumah Eks Wamen, 375 Kg Emas Batangan Ditemukan
Gempur Yordania, Iran...
Gempur Yordania, Iran Klaim Hancurkan Beberapa Drone MQ-9 dan Hanggar Jet Tempur AS
Rekomendasi
Inggris vs Argentina:...
Inggris vs Argentina: Rival Lama Berebut Final
Kuasa Hukum Tegaskan...
Kuasa Hukum Tegaskan Sarwendah Tak Pernah Laporkan Betrand Peto ke Polres Jaksel
Lowongan Kerja KAI Services...
Lowongan Kerja KAI Services 2026 Dibuka, Lulusan SMA Segera Daftar
Berita Terkini
IRGC Tegaskan Selat...
IRGC Tegaskan Selat Hormuz akan Tetap Tertutup sampai Kejahatan AS Berakhir
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
Diejek Habis-habisan,...
Diejek Habis-habisan, Trump akan Ganti Biaya Kargo Selat Hormuz 20% dengan Kesepakatan Investasi untuk Negara-negara Teluk
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved