PBB Desak Junta Myanmar Bebaskan Ribuan Tahanan

Rabu, 11 Januari 2023 - 12:30 WIB
loading...
PBB Desak Junta Myanmar...
PBB Desak Junta Myanmar Bebaskan Ribuan Tahanan. FOTO/Reuters
A A A
JENEWA - Kantor Hak Asasi Manusia PBB mendesak Junta Myanmar untuk membebaskan ribuan orang yang masih ditahan karena menentang kekuasaan militer. Sejak mengambilalih kekuasaan di negara tersebut, Junta Myanmar menangkap banya orang yang menentang mereka.

"Bahkan saat muncul berita tentang amnesti untuk menandai hari kemerdekaan negara itu, kami terus menerima laporan tentang orang-orang yang ditahan karena menentang kekuasaan militer,” kata Jeremy Laurence, juru bicara Departemen Keamanan Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia.

Baca: Junta Myanmar Bebaskan 7.000 Tahanan di Hari Kemerdekaan

“Banyak dari mereka menjadi sasaran penyiksaan dan perlakuan buruk," lanjut Laurence, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Selasa (10/1/2023). "Penahanan semacam itu tidak hanya dimaksudkan untuk membungkam para pengkritik junta, tetapi juga dirancang untuk menanamkan rasa takut," tambahnya.

Dia menekankan bahwa jalan keluar dari krisis Myanmar "bukan dengan mengurung orang - melainkan dengan membiarkan mereka berpartisipasi secara bebas, penuh, dan efektif dalam kehidupan politik."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Israel dan Rusia Masuk...
Israel dan Rusia Masuk Blacklist PBB terkait Kekerasan Seksual dalam Konflik, Zionis Murka
Jejak China dalam Konflik...
Jejak China dalam Konflik Myanmar: dari Ekspor Revolusi hingga Kartu Geopolitik
Junta Myanmar Makin...
Junta Myanmar Makin Kuat dengan Dukungan China, Oposisi Melemah
WSIS Prizes 2026 PBB:...
WSIS Prizes 2026 PBB: Dua Program Digitalisasi Kemendikdasmen Diakui Dunia
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Gempa M7,2 di Jepang:...
Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil
Rekomendasi
Menpora Erick Kecam...
Menpora Erick Kecam Pelecehan Seksual terhadap Atlet Menembak, Tegaskan Dukungan bagi Korban
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Ekuador vs Jerman 2-1:...
Ekuador vs Jerman 2-1: Gol Gonzalo Plata Tak Mampu Selamatkan La Tri
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved