Tolak Kembalikan Senjata Pasokan Ukraina, Georgia Beri Alasan Menohok

Rabu, 11 Januari 2023 - 14:30 WIB
loading...
Tolak Kembalikan Senjata...
Georgia menolak mengembalikan senjata yang dipasok Ukraina saat perang melawan Rusia tahun 2008. Alasannya, senjata itu tidak gratis tapi dibeli jutaan dolar. Foto/REUTERS
A A A
TBILISI - Ukraina menuduh Georgia, salah satu negara pecahan Uni Soviet, menolak mengembalikan senjata yang dipasok Kiev ke Tbilisi saat perang melawan Rusia tahun 2008.

Kementerian Pertahanan Georgia menjawab tuduhan itu dengan menyampaikan alasan yang menohok, yakni senjata itu dulu diterima tidak gratis melainkan melibatkan pembayaran jutaan dolar.

Senjata yang dimaksud adalah sistem anti-pesawat Buk. Menurut kementerian itu, senjata itu diperoleh Tbilisi dari Kiev sebagai bagian dari kesepakatan senjata rahasia.

Kementerian itu mengecam informasi yang salah yang disebarkan oleh para ahli atau media perihal kesepakatan sistem anti-pesawat Buk.

“Tampaknya Ukraina menyerahkan sistem pertahanan udara Buk ke Georgia secara gratis, itu tidak benar,” kata kementerian itu pada hari Selasa. "Georgia telah menerima sistem Buk pada tahun 2007 melalui pembelian jutaan dolar," lanjut kementerian tersebut.

“Ini dilakukan berdasarkan perjanjian rahasia, oleh karena itu kami tidak dapat memberikan lebih spesifik,” imbuh kementerian itu, seperti dikutip Russia Today, Rabu (11/1/2023).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Musim Panas Makin Menyengat,...
Musim Panas Makin Menyengat, Tokyo Dorong Karyawan Kenakan Celana Pendek ke Kantor
AS-Saudi Teken Perjanjian...
AS-Saudi Teken Perjanjian Nuklir, Trump: Tak Ada Pengayaan Uranium
Rekomendasi
Timnas Indonesia Kembali...
Timnas Indonesia Kembali ke Jakarta Besok Jelang Piala AFF 2026, Langsung Uji Coba Stadion Pakansari
Dilantik Jadi Jampidsus,...
Dilantik Jadi Jampidsus, Kuntadi Janji Tuntaskan Kasus Besar hingga Evaluasi Perkara
Tegaskan Pelimpahan...
Tegaskan Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri Sah, Jamwas Kejagung: Pernah Dilakukan di Perkara Asabri
Berita Terkini
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved