4 Peluru Kendali Antar Benua Andalan AS, Nomor 2 Rudal Balistik Terbesar yang Pernah Dikerahkan
Senin, 09 Januari 2023 - 17:24 WIB
loading...
A
A
A
Meskipun rudal antar benua ini tidak memiliki daya ledak yang terlalu besar seperti Atlas dan Titan, yakni hanya sebesar 170-450 kiloton. Namun rudal balistik ini tetap memiliki keunggulannya tersendiri.
![4 Peluru Kendali Antar Benua Andalan AS, Nomor 2 Rudal Balistik Terbesar yang Pernah Dikerahkan]()
Peluru kendali yang dikenalkan pada 26 Oktober 1962 ini dapat dikendalikan dari jarak jauh. Minuteman telah mengalami beberapa peningkatan selama bertahun-tahun, meningkatkan jarak, akurasi, dan efisiensinya. Saat ini ada 400 rudal Minuteman III yang beroperasi di Great Plains.
4. The Peacekeeper (MX)
MX atau Peacekeeper Intercontinental Ballistic Missile (ICBM) adalah jenis ICBM terakhir yang digunakan Angkatan Udara AS pada abad ke-20.
![4 Peluru Kendali Antar Benua Andalan AS, Nomor 2 Rudal Balistik Terbesar yang Pernah Dikerahkan]()
Penggunaan komposit epoksi Kevlar membuat Peacekeeper jauh lebih ringan daripada ICBM sebelumnya, sehingga memungkinakan pesawat untuk menampung sepuluh hulu ledak.
Meskipun daya ledaknya hanya 300 kiloton, namun ringannya rudal yang beroperasi pada tahun 1987 hingga 2005 ini membuat beberapa pesawat dan kapal selam mudah mengangkut banyak senjata. Senjata ini juga dapat menarget hingga 6.800 mil (10.943 km) jauhnya.

Peluru kendali yang dikenalkan pada 26 Oktober 1962 ini dapat dikendalikan dari jarak jauh. Minuteman telah mengalami beberapa peningkatan selama bertahun-tahun, meningkatkan jarak, akurasi, dan efisiensinya. Saat ini ada 400 rudal Minuteman III yang beroperasi di Great Plains.
4. The Peacekeeper (MX)
MX atau Peacekeeper Intercontinental Ballistic Missile (ICBM) adalah jenis ICBM terakhir yang digunakan Angkatan Udara AS pada abad ke-20.

Penggunaan komposit epoksi Kevlar membuat Peacekeeper jauh lebih ringan daripada ICBM sebelumnya, sehingga memungkinakan pesawat untuk menampung sepuluh hulu ledak.
Meskipun daya ledaknya hanya 300 kiloton, namun ringannya rudal yang beroperasi pada tahun 1987 hingga 2005 ini membuat beberapa pesawat dan kapal selam mudah mengangkut banyak senjata. Senjata ini juga dapat menarget hingga 6.800 mil (10.943 km) jauhnya.
(sya)
Lihat Juga :