Ukraina Sebut Rusia Lancarkan Serangan Setelah Umumkan Gencatan Senjata

Jum'at, 06 Januari 2023 - 19:15 WIB
loading...
Ukraina Sebut Rusia...
Ukraian sebut Rusia lancarkan serangan setelah umumkan gencatan senjata. Foto/Ilustrasi
A A A
KIEV - Pasukan Rusia menyerang kota Kramatorsk di Ukraina timur pada hari Jumat (6/1/2023) setelah dimulainya gencatan senjata sepihak Rusia. Hal itu diungkapkan wakil kepala administrasi kepresidenan Ukraina.

“Para penjajah menghantam kota dengan roket dua kali,” kata Kyrylo Tymoshenko di media sosial, menambahkan bahwa sebuah bangunan tempat tinggal telah dihantam tetapi tidak ada korban seperti dikutip dari Al Arabiya.

Wartawan AFP mendengar tembakan keluar dan masuk di kota garis depan Bakhmut di Ukraina timur pada hari Jumat setelah 09.00 waktu setempat ketika gencatan senjata Rusia seharusnya mulai berlaku.

Tembakan artileri lebih ringan daripada beberapa hari terakhir dan jalan-jalan kota yang sebagian besar dibom mayoritas kosong kecuali untuk kendaraan militer.

Baca: Ukraina Tolak Gencatan Senjata Putin, Sebut Rusia Munafik

Sebelumnya Presiden Rusia Vladimir Putin menyerukan gencatan senjata selama 36 jam untuk menghormati perayaan Natal Kristen Ortodoks. Itu dimulai pada Jumat siang hari dan berakhir pada tengah malam pada hari Sabtu.

Perintah Putin kepada tentara Rusia untuk gencatan senjata tersebut diumumkan untuk menuruti permintaan Kepala Gereja Ortodoks Rusia Patiark Kirill.

Sebagian besar Gereja Ortodoks, termasuk yang ada di Rusia dan Ukraina, menggunakan beberapa versi kalender Julian untuk kebaktian liturgi, sehingga Hari Natal jatuh pada tanggal 7 Januari menurut kalender Gregorian.

Baca: Putin Perintahkan Gencatan Senjata 36 Jam di Ukraina Selama Natal Ortodoks

Patriark Kirill menyerukan gencatan senjata selama 36 jam mulai Jumat siang, sehingga umat Ortodoks dapat menghadiri kebaktian.

“Dilihat dari fakta bahwa banyak warga yang mempraktikkan agama Ortodoks tinggal di daerah yang diperangi, kami menyerukan kepada pihak Ukraina untuk mengumumkan penghentian permusuhan dan memberi mereka kesempatan untuk menghadiri kebaktian pada Malam Natal dan Hari Natal,” bunyi pernyataan Kremlin.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyambut baik pengumuman Rusia tersebut.

“Kemungkinan para pihak menunjukkan rasa hormat dan menghentikan permusuhan selama masa suci ini selalu disambut baik oleh Sekretaris Jenderal,” kata juru bicara Guterres, Stephane Dujarric.

Baca: Biden Ledek Putin soal Gencatan Senjata 36 Jam di Ukraina: Dia Cari Oksigen
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Venezuela Luluh Lantak...
Venezuela Luluh Lantak Diguncang 2 Gempa Dahsyat, Ini Pemicunya?
Rekomendasi
Davina Karamoy Curi...
Davina Karamoy Curi Perhatian saat Nonton Ardhito Pramono Manggung di Musiczone Okezone
Urutan Mandi Wajib Setelah...
Urutan Mandi Wajib Setelah Haid yang Benar agar Sah Melaksanakan Ibadah Fardhu Lagi
Mensesneg Ungkap Pemicu...
Mensesneg Ungkap Pemicu Maraknya PHK di Indonesia
Berita Terkini
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved