Zelensky: Tak Alasan Barat Tidak Pasok Tank

Kamis, 05 Januari 2023 - 18:14 WIB
loading...
Zelensky: Tak Alasan...
Prancis mengirimkan kendaraan lapis baja AMX-10 RC ke Ukraina. Foto/Mezha.media
A A A
KIEV - Presiden Ukraina VolodymyrZelensky mengatakan bahwa dia tidak melihat alasan bagi mitra Barat negaranya untuk tidak memasok tank ke Kiev. Itu dikatakannya setelah Presiden Prancis Emmanuel Macron setuju untuk mengirim "tank beroda" ke Ukraina.

Keputusan itu terjadi saat keduanya melakukan pembicaraan melalui telepon. Ini menjadi transfer senjata bersejarah yang dapat menjadi preseden bagi negara-negara Barat lainnya.

“Kami akan menerima lebih banyak kendaraan lapis baja, khususnya tank beroda produksi Prancis,” kata Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

“Inilah yang mengirimkan sinyal yang jelas ke semua mitra kami yang lain: tidak ada alasan rasional mengapa Ukraina belum dipasok dengan tank tipe Barat,” imbuhnya seperti dikutip dari Washington Examiner, Kamis (5/1/2023).

Macron telah menuai kritik selama perang karena menyediakan persenjataan dalam jumlah yang relatif kecil ke Ukraina, sementara juga menggemakan seruan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk "jaminan keamanan ke Rusia." Namun Zelensky memuji keputusan terbarunya sebagai terobosan yang dapat mendorong negara-negara Barat lainnya untuk mengikutinya.

“Kita harus mengakhiri agresi Rusia tahun ini dengan tepat dan tidak menunda kemampuan pertahanan apa pun yang dapat mempercepat kekalahan negara teroris itu,” katanya.

“Kendaraan lapis baja Barat modern, tank tipe Barat hanyalah salah satu dari kemampuan utama ini,” ia menambahkan.

Baca: Ukraina Ancam Invasi Balik Lebih Dalam ke Rusia

Zelensky mengisyaratkan bahwa dia akan menekan keuntungan retoris yang ditawarkan oleh keputusan baru Macron.

“Saya akan melanjutkan aktivitas diplomatik seperti itu setiap hari — negosiasi maraton ini dengan para pemimpin negara mitra dan sahabat Ukraina di seluruh dunia,” ujarnya.

“Setiap mitra kami akan memiliki informasi yang sangat spesifik tentang kebutuhan pertahanan kami. Dan kita semua memiliki tujuan yang sama: mengakhiri agresi Rusia secepat mungkin, memulihkan perdamaian yang andal dan abadi,” tukasnya.

Zelensky telah meminta bantuan senjata berat dari Barat sejak awal perang dalam menghadapi upaya Amerika Serikat (AS) dan Eropa Barat untuk menyeimbangkan bantuan ke Ukraina dengan potensi pembalasan yang dirasakan dari Rusia.

Kalibrasi tersebut telah menyebabkan penolakan untuk menyediakan Ukraina dengan tank dan pesawat buatan Barat, bahkan ketika anggota Eropa Tengah dan Timur NATO mentransfer peralatan warisan Soviet mereka, membuat keputusan Macron menjadi titik balik — meskipun kendaraan yang dimaksud hanya "tank ringan" AMX-10 RC yang berasal dari tahun 1981.

“Ini adalah pertama kalinya tank rancangan Barat dipasok ke angkatan bersenjata Ukraina,” kata seorang pejabat Prancis.

"Sangat mobile...mungkin kuno, tapi berperforma tinggi," imbuhnya.

Bantuan Barat ke Ukraina ditandai dengan perdebatan yang berlarut-larut tentang penyediaan persenjataan berat bagi Kiev. Rudal anti-tank dan anti-udara yang dipasang di bahu terbukti efektif dalam pertempuran awal di ibu kota, tetapi pertempuran yang berkecamuk di Ukraina Timur membutuhkan kendaraan lapis baja dan artileri yang lebih berat.

Baca: Prancis akan Kirim Kendaraan Tempur Ringan ke Ukraina

Di antara kekuatan militer utama NATO, AS dan Inggris telah memimpin dalam menyediakan Ukraina dengan jumlah senjata terbesar. Namun sistem senjata bertenaga tinggi itu dibagikan dengan hati-hati, sebagian karena kekhawatiran bahwa peningkatan yang terlalu besar pada persenjataan Ukraina dapat mendorong Rusia ke dalam eskalasi bentrokan.

“Gagasan bahwa kami akan memberikan materi kepada Ukraina yang secara fundamental berbeda dari yang sudah ada akan memiliki prospek untuk memecah NATO dan memecah Uni Eropa dan seluruh dunia,” kata Presiden Joe Biden dalam konferensi persnya dengan Zelensky bulan lalu.

“Mereka memahaminya sepenuhnya, tetapi mereka tidak ingin berperang dengan Rusia. Mereka tidak mencari Perang Dunia ketiga,” imbuhnya.

Pernyataan itu disampaikan sebagai penolakan terhadap seorang jurnalis yang menyarankan Barat harus memberikan semua kemampuan yang dibutuhkan Ukraina dan membebaskan semua wilayah lebih cepat daripada nanti.

Sementara itu pejabat Jerman membenarkan penolakan mereka untuk mengirim tank langsung ke Ukraina dengan meminta konsensus dari sekutu NATO lainnya.

Menteri Luar Negeri Antony Blinken pada bulan November mengatakan bahwa Amerika Serikat "tidak keberatan" Jerman mengirim tank ke Ukraina.

"Faktanya, kami mendukung negara mana pun, jika memutuskan demikian, menyediakannya jika kami memutuskan bahwa itu benar-benar dapat membantu Ukraina dan memenuhi kebutuhan," katanya.

Baca: Ukraina Semringah, AS Segera Kirim Sistem Rudal Patriot
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Angkat Bicara Soal Deportasi...
Angkat Bicara Soal Deportasi Abdul Karim, Kemlu: Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Israel Gerah AS dan...
Israel Gerah AS dan Arab Saudi Teken Perjanjian Nuklir
Rekomendasi
Ashanty Curhat Soal...
Ashanty Curhat Soal Hijrah, Akui Sempat Tergoda Lepas Hijab
Baca Selawat Nabi 1000...
Baca Selawat Nabi 1000 Kali di Hari Jumat, Kelak Diperlihatkan Kedudukannya di Surga
Polisi Bakal Panggil...
Polisi Bakal Panggil Pengemudi Alphard dan Satpam yang Terlibat Cekcok di Bundaran HI
Berita Terkini
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Infografis
2 Alasan Buaya Hidup...
2 Alasan Buaya Hidup Berdampingan dan Tidak Mau Memakan Capybara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved