Diduga Jadi Mata-mata China, Taiwan Tahan Para Perwira Militernya
Kamis, 05 Januari 2023 - 13:32 WIB
loading...
A
A
A
Jaksa setempat mencurigai mantan perwira merekrut enam perwira dan dibayar antara NTD200.000 hingga NTD700.000 melalui perusahaan cangkang.
Mantan perwira dan tiga perwira yang aktif bertugas di Angkatan Udara dan Angkatan Laut ditahan di selatan kota Kaohsiung. Tiga perwira aktif lainnya dibebaskan dengan jaminan.
Taiwan telah berjuang untuk menyingkirkan spionase dalam militernya oleh China, yang memiliki lebih banyak sumber daya.
Amerika Serikat (AS)—pendukung militer terbesar Taiwan—telah lama mengkhawatirkan kemampuan pulau yang memiliki pemerintahan sendiri itu dalam menjaga teknologi dan rahasia lainnya dari tangan Beijing.
Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan pada November bahwa mata-mata China merupakan ancaman serius. Komentar itu muncul ketika pihak berwenang meluncurkan penyelidikan terhadap seorang perwira infanteri karena diduga mengambil NTD40.000 sebulan dari China untuk mengumpulkan intelijen dan menyerah jika perang pecah.
Mantan perwira dan tiga perwira yang aktif bertugas di Angkatan Udara dan Angkatan Laut ditahan di selatan kota Kaohsiung. Tiga perwira aktif lainnya dibebaskan dengan jaminan.
Taiwan telah berjuang untuk menyingkirkan spionase dalam militernya oleh China, yang memiliki lebih banyak sumber daya.
Amerika Serikat (AS)—pendukung militer terbesar Taiwan—telah lama mengkhawatirkan kemampuan pulau yang memiliki pemerintahan sendiri itu dalam menjaga teknologi dan rahasia lainnya dari tangan Beijing.
Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan pada November bahwa mata-mata China merupakan ancaman serius. Komentar itu muncul ketika pihak berwenang meluncurkan penyelidikan terhadap seorang perwira infanteri karena diduga mengambil NTD40.000 sebulan dari China untuk mengumpulkan intelijen dan menyerah jika perang pecah.
Lihat Juga :