Kamar Mayat Penuh, Belasan Mayat Membusuk di RS Papua Nugini

Rabu, 04 Januari 2023 - 02:05 WIB
loading...
A A A
Menanggapi video tersebut, rumah sakit umum Port Moresby mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kamar mayat tidak dapat menerima jenazah lagi. Dikatakan kamar mayat sangat penuh sesak sebagian besar karena kerabat tidak mengambil jenazah tepat waktu.

Dikatakan akan ada pemakaman massal minggu depan dan ada 20 jenazah yang menunggu untuk masuk ke kamar mayat. Rumah sakit mengatakan pemerintah akan mencoba mengatasi masalah ini pada tahun 2023.

Direktur rumah sakit umum Port Moresby untuk layanan medis, Dr Kone Sobi, mengatakan beberapa jenazah belum diambil karena kerabat tidak mampu membeli salah satu rumah pemakaman pribadi di kota tersebut. Dia mengatakan pemakaman massal direncanakan pada hari Kamis.

Rumah sakit terakhir melakukan penguburan massal jenazah tak bertuan pada 2021 karena kamar mayat sudah penuh. Kamar mayat, dibangun 30 tahun yang lalu, awalnya dimaksudkan untuk menampung 120 jenazah tetapi sekarang menangani sekitar 200 jenazah.

Wakil Gubernur Port Moresby Dadi Toka Jnr mengatakan rumah sakit umum membutuhkan fasilitas kamar mayat baru.

Baca: Gempa Magnitudo 7,6 Guncang Papua Nugini

"Ukuran kota telah berkembang, jadi langkah selanjutnya di sini adalah melihat bagaimana kita memperluas kamar mayat," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Venezuela: 235 Orang Tewas, 1.500 Luka, Banyak Jasad Terkubur Reruntuhan
Viral, Pria India Bawa...
Viral, Pria India Bawa Mayat Saudaranya ke Bank untuk Tarik Uang Korban
Viral! Banyak Mayat...
Viral! Banyak Mayat Demonstran Menumpuk, Ini Respons Iran
3 Fakta Dampak Pakta...
3 Fakta Dampak Pakta Pertahanan Australia dan Papua Nugini
Australia dan PNG Teken...
Australia dan PNG Teken Pakta Perang: Tentara Ausie Pasang Badan Jika Papua Nugini Diserang
Mayat-mayat Bergeletakan...
Mayat-mayat Bergeletakan di Jalanan Gaza, Tentara Israel Halangi Tim Evakuasi
Kisah BRILink Agen John,...
Kisah BRILink Agen John, Dorong Perekonomian Masyarakat Perbatasan RI-Papua Nugini
Iran Klaim Serang Aset...
Iran Klaim Serang Aset Militer AS di Bahrain, Yordania, dan Kuwait
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani Diancam Bunuh gegara Bela Palestina-Kecam Israel
Rekomendasi
Pakar: Penggeledahan...
Pakar: Penggeledahan dalam Kasus Febrie Dapat Dibenarkan Asal Sesuai Prosedur
FMIPA UNEJ Tanam 750...
FMIPA UNEJ Tanam 750 Bibit Terumbu Karang, Ekosistem Laut Banyuwangi Mulai Pulih
Kenapa Febrie Adriansyah...
Kenapa Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK? Kejagung Ungkap Alasannya
Berita Terkini
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved