Kecil Kemungkinan Turki Jual S-400 Rusia ke AS
Minggu, 12 Juli 2020 - 22:30 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, Washington telah lama menegaskan bahwa Ankara perlu meninggalkan S-400 sebelum dapat menerima jet tempur F-35. Jenkins juga mengatakan bahwa penangguhan dari program F-35 akan merugikan Turki lebih banyak daripada yang harus dibayarkan untuk S-400 dan fakta ini memberi Washington beberapa pengaruh atas Ankara.
"Jika (Presiden Turki Recep Tayyip) Erdogan ingin kembali ke program F-35, saya yakin AS akan terus memberitahunya untuk menyingkirkan S-400. AS tidak akan membayarnya untuk menyingkirkan S -400," kata Jenkins.
(Baca: Turki Juga Tes S-400 Rusia terhadap Jet Siluman F-35 dan F-22 AS )
Dia menambahkan, Senat dan Kongres AS tidak mungkin menyetujui pembelian S-400 di tengah perasaan anti-Turki di Washington saat ini. Selain itu, Jenkins mengatakan bahwa Rusia akan enggan menandatangani kontrak pertahanan dengan Ankara jika Turki akan mengirimkan sistem rudal tersebut ke AS.
"Jika Turki menyerahkan sistem pertahanan udara Rusia ke AS, apakah gratis atau untuk uang, saya yakin bahwa Moskow akan menganggapnya sebagai pengkhianatan semangat di mana kontrak penjualan dengan Ankara ditandatangani. Saya ragu itu akan pernah mempercayai rezim Erdogan lagi atau masuk ke dalam kontrak industri pertahanan berskala besar lainnya dengannya," tukasnya.
"Jika (Presiden Turki Recep Tayyip) Erdogan ingin kembali ke program F-35, saya yakin AS akan terus memberitahunya untuk menyingkirkan S-400. AS tidak akan membayarnya untuk menyingkirkan S -400," kata Jenkins.
(Baca: Turki Juga Tes S-400 Rusia terhadap Jet Siluman F-35 dan F-22 AS )
Dia menambahkan, Senat dan Kongres AS tidak mungkin menyetujui pembelian S-400 di tengah perasaan anti-Turki di Washington saat ini. Selain itu, Jenkins mengatakan bahwa Rusia akan enggan menandatangani kontrak pertahanan dengan Ankara jika Turki akan mengirimkan sistem rudal tersebut ke AS.
"Jika Turki menyerahkan sistem pertahanan udara Rusia ke AS, apakah gratis atau untuk uang, saya yakin bahwa Moskow akan menganggapnya sebagai pengkhianatan semangat di mana kontrak penjualan dengan Ankara ditandatangani. Saya ragu itu akan pernah mempercayai rezim Erdogan lagi atau masuk ke dalam kontrak industri pertahanan berskala besar lainnya dengannya," tukasnya.
(esn)
Lihat Juga :