Kapal Perang Rusia Bersenjata Rudal Hipersonik Berkemampuan Nuklir Bersiap Dekati Inggris
Sabtu, 31 Desember 2022 - 18:58 WIB
loading...
Kapal perang Admiral Gorshkov yang dipersenjatai rudal hipersonik Zircon sedang bersiap mendekati Inggris. Foto/East2West News
A
A
A
MOSKOW - Kapal perang Rusia yang telah dipersenjatai rudal hipersonik Zircon yang mampu membawa hulu ledak nuklir sedang bersiap untuk berlayar mendekati Inggris.
Rudal hipersonik Zircon memiliki kecepatan terbang Mach 9, yang diklaim Moskow mustahil untuk dicegat oleh sistem pertahanan canggih apa pun.
Kapal perang Admiral Gorshkov dijadwalkan akan memimpin satuan tugas Angkatan Laut Rusia pada awal tahun 2023 untuk menunjukkan kekuatan kepada Barat.
Sumber yang dekat dengan Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan kepada kantor berita TASS: "Admiral Gorshkov dijadwalkan untuk memulai tugas tempurnya di laut pada Januari 2023."
“Itu akan melakukan tugas tempurnya di Laut Mediterania, dengan rudal hipersonik Zircon di dalamnya," lanjut sumber tersebut, yang dilansir The Mirror, Sabtu (31/12/2022).
Baca juga: Eks Jenderal Amerika Heran AS Biarkan Rusia Sesuka Hati Merudal Ukraina
Kapal Admiral Gorshkov akan melanjutkan misi perdananya pada tahun 2019 dan dilaporkan memiliki sinar yang berbahaya bagi awak kapal musuh.
Rudal hipersonik Zircon memiliki kecepatan terbang Mach 9, yang diklaim Moskow mustahil untuk dicegat oleh sistem pertahanan canggih apa pun.
Kapal perang Admiral Gorshkov dijadwalkan akan memimpin satuan tugas Angkatan Laut Rusia pada awal tahun 2023 untuk menunjukkan kekuatan kepada Barat.
Sumber yang dekat dengan Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan kepada kantor berita TASS: "Admiral Gorshkov dijadwalkan untuk memulai tugas tempurnya di laut pada Januari 2023."
“Itu akan melakukan tugas tempurnya di Laut Mediterania, dengan rudal hipersonik Zircon di dalamnya," lanjut sumber tersebut, yang dilansir The Mirror, Sabtu (31/12/2022).
Baca juga: Eks Jenderal Amerika Heran AS Biarkan Rusia Sesuka Hati Merudal Ukraina
Kapal Admiral Gorshkov akan melanjutkan misi perdananya pada tahun 2019 dan dilaporkan memiliki sinar yang berbahaya bagi awak kapal musuh.
Lihat Juga :