Profil Pushpa Kamal Dahal, Perdana Menteri Nepal Baru dengan Ideologi Komunis

Kamis, 29 Desember 2022 - 18:30 WIB
loading...
A A A
Selama empat tahun, dari 2001-2005, Maois menyerbu barak tentara dan mengambil senjata modernnya. Pemberontakan lantas berubah menjadi perang gerilya skala penuh.

Penyerangan juga terjadi ke wilayah ibu kota distrik, sehingga menyebabkan lumpuhnya transportasi. Suasana Nepal, terutama Kathmandu, kala itu sangat mencekam.

Nepal lantas bertransformasi menjadi negara republik demokratis. Prachanda pun naik menjadi PM. Di sisi lain, ia dikenal sebagai tokoh komunis Nepal.

Paham komunis itu ia dapatkan dari gurunya, ketika belajar di distrik Chitwan. Prachanda pernah ditugaskan untuk memimpin Persatuan Pelajar Bebas Nasional di seluruh Nepal, pada tahun 1980.

Gerakan ini juga terhubung dengan Partai Komunis radikal Nepal (CPN). Tiga tahun setelahnya, ia dipercaya sebagai panitia pusat CPN, hingga akhirnya menjadi Politbiro dan Sekretaris Jenderal pada tahun 1989.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Krisis Politik Guncang...
Krisis Politik Guncang Inggris, PM Keir Starmer Dilaporkan Bakal Mundur
Siapa Rumen Radev? Mantan...
Siapa Rumen Radev? Mantan Pilot Jet Tempur yang Berpotensi Jadi PM Bulgaria
RSP Menang Pemilu, Pengaruh...
RSP Menang Pemilu, Pengaruh China di Nepal Berpotensi Menurun
10 Negara yang Memiliki...
10 Negara yang Memiliki Bendera Paling Unik, Nomor 4 Bergambar Naga
Rob Jetten Dilantik...
Rob Jetten Dilantik sebagai PM Gay Pertama Belanda
Arsenal Juara Liga Primer,...
Arsenal Juara Liga Primer, Pep Guardiola hingga PM Inggris Ucapkan Selamat
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Harga Minyak Dunia Anjlok...
Harga Minyak Dunia Anjlok ke Level Terendah dalam 3 Bulan usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Rekomendasi
Kelompok Suporter Eropa...
Kelompok Suporter Eropa Kritik FIFA: Tribun Piala Dunia 2026 Minim Pemisahan Penonton
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Argentina vs Aljazair:...
Argentina vs Aljazair: Messi dan Misi Pertahankan Takhta Piala Dunia
Berita Terkini
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved