Rusia Bombardir Kherson, Tembakkan 33 Rudal dalam 24 Jam
Rabu, 28 Desember 2022 - 22:42 WIB
loading...
A
A
A
Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan dalam pembaruan terbarunya tentang situasi militer di Ukraina bahwa Rusia kemungkinan telah memperkuat bagian Kreminna di garis depan karena secara logistik penting bagi Moskow dan telah menjadi relatif rentan menyusul kemajuan Ukraina baru-baru ini lebih jauh ke barat.
Hingga kini masih belum ada prospek pembicaraan untuk mengakhiri perang, yang sekarang sudah memasuki bulan ke-11.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dengan penuh semangat mendorong 10 poin rencana perdamaian yang menginginkan Rusia sepenuhnya menghormati integritas teritorial Ukraina dan menarik semua pasukannya.
Tetapi Kremlin menolak rencana tersebut, menegaskan kembali pendiriannya bahwa Ukraina harus menerima aneksasi Rusia - yang diumumkan pada bulan September setelah "referendum" yang ditolak oleh Kiev dan Barat - dari empat wilayah Ukraina: Luhansk dan Donetsk di timur, dan Kherson dan Zaporizhzhia di Selatan.
"Tidak mungkin ada rencana perdamaian untuk Ukraina yang tidak mempertimbangkan realitas hari ini mengenai wilayah Rusia, dengan masuknya empat wilayah ke Rusia," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov.
"Rencana yang tidak memperhitungkan realitas ini tidak bisa damai," imbuhnya.
Baca: Rusia Respons Tegas Ide Pertemuan Puncak Perdamaian Ukraina
Hingga kini masih belum ada prospek pembicaraan untuk mengakhiri perang, yang sekarang sudah memasuki bulan ke-11.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dengan penuh semangat mendorong 10 poin rencana perdamaian yang menginginkan Rusia sepenuhnya menghormati integritas teritorial Ukraina dan menarik semua pasukannya.
Tetapi Kremlin menolak rencana tersebut, menegaskan kembali pendiriannya bahwa Ukraina harus menerima aneksasi Rusia - yang diumumkan pada bulan September setelah "referendum" yang ditolak oleh Kiev dan Barat - dari empat wilayah Ukraina: Luhansk dan Donetsk di timur, dan Kherson dan Zaporizhzhia di Selatan.
"Tidak mungkin ada rencana perdamaian untuk Ukraina yang tidak mempertimbangkan realitas hari ini mengenai wilayah Rusia, dengan masuknya empat wilayah ke Rusia," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov.
"Rencana yang tidak memperhitungkan realitas ini tidak bisa damai," imbuhnya.
Baca: Rusia Respons Tegas Ide Pertemuan Puncak Perdamaian Ukraina
(ian)
Lihat Juga :