Arab Saudi Tak seperti Dulu, Dekorasi Natal Boleh Dipajang di Depan Umum
Kamis, 22 Desember 2022 - 12:54 WIB
loading...
A
A
A
“Beberapa toko dan sekolah lokal kami juga merayakan Natal,” kata Rana Sabbah, warga Lebanon yang tinggal di Jeddah.
“Saya biasanya membeli gingerbread houseDIY [Do It Youreself] untuk putri saya dan teman-teman mereka hanya sebagai kegiatan yang menyenangkan di mana mereka mendekorasi dan memakannya setelah itu. Anak-anak dapat berpartisipasi dalam permainan dan aktivitas yang menyenangkan di sekolah mereka minggu ini."
Supermarket di Arab Saudi juga menjual pohon Natal dan dekorasi lainnya.
Namun kata “Natal” jarang muncul di toko dan kafe. Bisanya, mereka menggunakan istilah "rasa meriah" dan "bertema liburan".
Seorang penduduk di Khamis Mushait, Jacqueline Hamou, mengatakan tidak disebutkan Natal 35 tahun lalu ketika dia pindah ke kerajaan, kecuali di kompleks yang disediakan untuk warga asing.
“Sekarang, saya melihat kalkun dan makanan pesta di supermarket,” katanya.
"Tahun ini kita akan bersama teman-teman dan mungkin memesan makanan dari menu pesta lengkap Four Seasons Hotel."
Taman hiburan Winter Wonderland yang berbasis di London juga kembali ke Riyadh untuk satu tahun lagi.
Pengunjung dapat menikmati kedai makanan bertema meriah, bersama dengan rusa yang sesekali berkelap-kelip atau rumah roti jahe yang sangat besar. Gelanggang seluncur es terbesar di kawasan ini juga terbukti sukses.
“Bagi kami, Natal hanyalah sebuah kesempatan untuk merayakan dengan ekspatriat yang tinggal di Saudi—untuk menyambut mereka dan ini adalah kesempatan yang bagus bagi anak-anak untuk bersenang-senang,” kata Amani Hussami, warga negara Saudi yang tinggal di Jeddah.
"Kami membawa hadiah dan permen ke rumah teman kami karena mereka merayakannya."
“Saya biasanya membeli gingerbread houseDIY [Do It Youreself] untuk putri saya dan teman-teman mereka hanya sebagai kegiatan yang menyenangkan di mana mereka mendekorasi dan memakannya setelah itu. Anak-anak dapat berpartisipasi dalam permainan dan aktivitas yang menyenangkan di sekolah mereka minggu ini."
Supermarket di Arab Saudi juga menjual pohon Natal dan dekorasi lainnya.
Namun kata “Natal” jarang muncul di toko dan kafe. Bisanya, mereka menggunakan istilah "rasa meriah" dan "bertema liburan".
Seorang penduduk di Khamis Mushait, Jacqueline Hamou, mengatakan tidak disebutkan Natal 35 tahun lalu ketika dia pindah ke kerajaan, kecuali di kompleks yang disediakan untuk warga asing.
“Sekarang, saya melihat kalkun dan makanan pesta di supermarket,” katanya.
"Tahun ini kita akan bersama teman-teman dan mungkin memesan makanan dari menu pesta lengkap Four Seasons Hotel."
Taman hiburan Winter Wonderland yang berbasis di London juga kembali ke Riyadh untuk satu tahun lagi.
Pengunjung dapat menikmati kedai makanan bertema meriah, bersama dengan rusa yang sesekali berkelap-kelip atau rumah roti jahe yang sangat besar. Gelanggang seluncur es terbesar di kawasan ini juga terbukti sukses.
“Bagi kami, Natal hanyalah sebuah kesempatan untuk merayakan dengan ekspatriat yang tinggal di Saudi—untuk menyambut mereka dan ini adalah kesempatan yang bagus bagi anak-anak untuk bersenang-senang,” kata Amani Hussami, warga negara Saudi yang tinggal di Jeddah.
"Kami membawa hadiah dan permen ke rumah teman kami karena mereka merayakannya."
(min)
Lihat Juga :