Covid-19 China Dikhawatirkan Lepas Kendali, Beredar Video Mayat Menumpuk di RS

Rabu, 21 Desember 2022 - 04:23 WIB
loading...
A A A
“Kremasi di Beijing tanpa henti. Kamar mayat kelebihan beban. Wadah berpendingin diperlukan. Pemakaman 24/7. 2.000 mayat ditumpuk untuk kremasi," lanjut dia dalam tweetnya.

Feigl-Ding melanjutkan dengan menjelaskan bahwa tidak seorang pun akan kebal terhadap dampak dari krisis Covid-19 terbaru di China, memprediksi bahwa dunia akan segera dilanda kekurangan parah pasokan medis penting termasuk antibiotik dan obat demam.

Dia juga mengklaim kasus infeksi akan menyebar dengan cepat ke seluruh dunia.

“Apa yang terjadi di China tidak tinggal di China—Wuhan adalah pelajaran kita tiga tahun lalu. Dampak global dari gelombang 2022-2023 ini tidak akan kecil,” katanya.

Dia menambahkan bahwa dirinya yakin dampak ekonomi global dari gelombang "mega tsunami" Covid-19 baru China akan buruk.

Peringatan suram para ahli epidemiologi itu muncul di tengah kekhawatiran yang berkembang bahwa China sengaja menyembunyikan jumlah kematian yang sebenarnya.

Menurut foto yang diambil di Rumah Pemakaman Dongjiao Beijing, dan laporan wartawan internasional di tempat kejadian, baru-baru ini ada gelombang aktivitas di tempat tersebut, di mana Wall Street Journal melaporkan bahwa sekitar 200 jenazah telah tiba setiap hari baru-baru ini, jumlah yang sangat besar meningkat dari rata-rata biasanya 30 menjadi 40 per hari.

Deretan mobil yang dihiasi perhiasan pemakaman tradisional juga terlihat berhenti di samping ruang tamu.

Perkembangan yang suram menjadi panas setelah pembalikan yang menakjubkan dari kebijakan nol Covid-19 China, yang diumumkan menyusul gelombang protes di seluruh negeri setelah kematian setidaknya 10 orang dalam kebakaran di sebuah blok apartemen. Orang-orang menyalahkan tragedi itu pada lockdown Covid-19 yang ketat.

Sejak itu, pihak berwenang telah mundur, memberi tahu populasi yang lelah karena penguncian atau lockdown, Covid-19 tidak lagi berbahaya setelah membicarakan ancaman yang ditimbulkan oleh virus selama pandemi.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rudal Iran Makin Akurat...
Rudal Iran Makin Akurat Gempur Pangkalan AS, Benar Canggih atau Dibantu Rusia dan China?
Anak 6 Tahun Meninggal...
Anak 6 Tahun Meninggal dalam Uji Coba Rekayasa Gen di China: Bayar Rp14 Miliar, Diinfus Triliunan Virus
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
Wanita Keturunan China...
Wanita Keturunan China yang Magang di Markas Militer NATO Ditangkap atas Tuduhan Mata-mata
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Sikat Ganda Korea, Fajar/Fikri...
Sikat Ganda Korea, Fajar/Fikri Juara China Open 2026
AS Kekurangan Stok Rudal,...
AS Kekurangan Stok Rudal, Trump Tunda Serangan Besar-besaran Terhadap Iran
Perceraian Abad Ini,...
Perceraian Abad Ini, Taipan Korsel Bayar Harta Gana-Gini Rp11,5 Triliun ke Mantan Istri
Rekomendasi
iCAR V27 REEV Mendarat...
iCAR V27 REEV Mendarat Mulus di Indonesia 3 Hari Jelang GIIAS 2026?
BGN Tutup Permanen 833...
BGN Tutup Permanen 833 Dapur MBG, Terbanyak di Luar Jawa karena Langgar Standar
Terungkap! Alasan Pemain...
Terungkap! Alasan Pemain Argentina Membelakangi Perayaan Spanyol di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Tak Ada Jalan Keluar,...
Tak Ada Jalan Keluar, 6 Pilihan Strategi Trump saat Perang Iran Makin Memburuk
Rudal Iran Makin Akurat...
Rudal Iran Makin Akurat Gempur Pangkalan AS, Benar Canggih atau Dibantu Rusia dan China?
Mata-matai Para Pemimpin...
Mata-matai Para Pemimpin Rusia, Swedia Dirikan Biro Intelijen seperti MI6
Menghilang 27 Tahun,...
'Menghilang' 27 Tahun, Kapal Perang Nuklir 28.000 Ton Rusia Bersiap untuk Tempur Lagi
Komandan CENTCOM Klaim...
Komandan CENTCOM Klaim Serangan AS di sekitar Hormuz Tidak Efektif, kecuali Perang Besar-besaran
Penembakan Massal Guncang...
Penembakan Massal Guncang Festival Makanan AS, 3 Orang Tewas, 4 Luka
Infografis
Tegaskan Status Negara...
Tegaskan Status Negara Berdaulat, Taiwan Lawan China di PBB
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved