Terlibat dalam 10.500 Pembunuhan, Nenek Juru Ketik Nazi Divonis Bersalah

Selasa, 20 Desember 2022 - 17:51 WIB
loading...
Terlibat dalam 10.500...
Seorang nenek yang masa mudanya menjadi juru ketik Nazi, Irmgard Furchner (97), dinyatakan terlibat dalam pembunuhan 10.500 orang di kamp konsentrasi Stutthof dan divonis 2 tahun dengan penangguhan. Foto/BBC
A A A
BERLIN - Seorang mantan sekretaris yang bekerja untuk komandan kamp konsentrasi Nazi telah dihukum karena terlibat dalam pembunuhan lebih dari 10.505 orang.

Irmgard Furchner (97) bekerja sebagai juru ketik remaja di Stutthof dan bekerja di sana dari tahun 1943 hingga 1945.

Furchner, salah satu dari sedikit wanita yang diadili atas kejahatan Nazi dalam beberapa dekade, diberi hukuman penjara dua tahun yang ditangguhkan.

Meskipun dia adalah seorang pekerja sipil, hakim setuju bahwa dia sepenuhnya mengetahui apa yang sedang terjadi di kamp tersebut.

Sekitar 65.000 orang diperkirakan tewas dalam kondisi yang mengerikan di Stutthof, termasuk tahanan Yahudi, warga Polandia non-Yahudi, dan tentara Soviet yang ditangkap.

Stutthof, yang terletak di dekat kota Gdansk Polandia modern, menggunakan berbagai metode untuk membunuh para tahanannya dan ribuan orang tewas di kamar gas di sana sejak Juni 1944.

Pengadilan di Itzenhoe Jerman utara mendengar kesaksian dari orang-orang yang selamat dari kamp tersebut, beberapa di antaranya telah meninggal selama persidangan.

Saat persidangan dimulai pada September 2021, Irmgard Furchner melarikan diri dari rumah jompo dan akhirnya ditemukan oleh polisi di sebuah jalan di Hamburg.

Baca: Kabur Sebelum Diadili, Nenek Juru Ketik Nazi Ditangkap
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Restoran Pizza Hut Dijual...
Restoran Pizza Hut Dijual Rp47,8 Triliun, Ini Pemilik Barunya
Rekomendasi
Betrand Peto Mengaku...
Betrand Peto Mengaku Pernah Ditampar Keluarga Sarwendah, KPAI Sarankan Segera Lapor Polisi
Dharma Pongrekun Rombak...
Dharma Pongrekun Rombak 85% Gugatan UU Kesehatan di MK
Alwi Farhan Jagokan...
Alwi Farhan Jagokan Portugal di Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo For The Last Dance!
Berita Terkini
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Infografis
27 Negara Ini Terdeteksi...
27 Negara Ini Terdeteksi Radar dalam Jangkauan Rudal Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved