Terlibat dalam 10.500 Pembunuhan, Nenek Juru Ketik Nazi Divonis Bersalah

Selasa, 20 Desember 2022 - 17:51 WIB
loading...
A A A
Sejarawan tersebut menceritakan dalam persidangan bahwa 27 angkutan yang membawa 48.000 orang tiba di Stutthof antara bulan Juni dan Oktober 1944, setelah Nazi memutuskan untuk memperluas kamp dan mempercepat pembunuhan massal dengan penggunaan gas Zyklon B.

Hordler menggambarkan kantor Hoppe sebagai "pusat saraf" untuk semua yang terjadi di Stutthof.

Persidangan Furchner bisa menjadi yang terakhir terjadi di Jerman dalam kejahatan era Nazi, meskipun beberapa kasus masih diselidiki.

Dua kasus lain telah dibawa ke pengadilan dalam beberapa tahun terakhir untuk kejahatan Nazi yang dilakukan di Stutthof.

Tahun lalu seorang mantan penjaga kamp dinyatakan tidak layak untuk diadili meskipun pengadilan mengatakan ada "kemungkinan besar" dia bersalah atas keterlibatannya.

Pada tahun 2020, penjaga kamp SS lainnya, Bruno Dey, dijatuhi hukuman penjara selama dua tahun karena terlibat dalam pembunuhan lebih dari 5.000 tahanan.

Baca: Penjaga Kamp Konsentrasi Nazi Berusia 100 Tahun Diadili di Jerman
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Banyak Manfaat jika Mau Berdamai, tapi...
Rekomendasi
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
Mutasi TNI: Marsdya...
Mutasi TNI: Marsdya M. Khairil Lubis Jabat Dansesko TNI, Marsda Muzafar Jadi Pangkogabwilhan II
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Berita Terkini
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved