Rusia Pesimis dengan Masa Depan Perjanjian New START

Sabtu, 11 Juli 2020 - 06:09 WIB
loading...
A A A
Lavrov menolak seruan AS yang meminta Rusia meyakinkan Beijing untuk bergabung dengan pengurangan senjata nuklir. Lavrov mengatakan bahwa Moskow menghormati posisi China dan menganggapnya "tidak bijaksana" untuk mendorongnya mengenai masalah ini. Dia menegaskan kembali bahwa Rusia akan menyambut kekuatan nuklir lainnya, termasuk Inggris, Prancis dan China untuk bergabung dengan pemotongan senjata nuklir, tetapi menekankan bahwa itu harus menjadi keputusan mereka sendiri.

Diplomat top Rusia itu mencatat bahwa para negosiator Amerika dan Rusia bulan lalu mengadakan putaran perundingan pengendalian senjata nuklir di Wina dan siap untuk melanjutkan diskusi, tetapi menambahkan bahwa desakan AS agar China bergabung dalam perundingan menyisakan sedikit harapan bagi keberhasilan mereka.(Baca: Soal Kontrol Senjata Nuklir, AS Ajak China Bertatap Muka )

"Saya tidak terlalu optimis tentang New START mengingat kursus yang diambil oleh negosiator AS," ucapnya.

Lavrov menekankan bahwa Rusia siap untuk perjanjian akan berakhir pada bulan Februari.

"Kami benar-benar yakin bahwa kami dapat menjamin keamanan kami untuk perspektif yang panjang, bahkan tanpa adanya perjanjian ini," imbuhnya.

Dia juga mencatat bahwa Rusia belum memutuskan apakah akan tetap berada dalam Perjanjian Open Skies yang memungkinkan penerbangan pengamatan atas fasilitas militer setelah penarikan AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Anda Akan Sendirian jika Terus Serang Iran
Iran Peringatkan Negara-Negara...
Iran Peringatkan Negara-Negara Teluk Tak Bantu Serangan AS
Rekomendasi
Tuduhan ke AHY terkait...
Tuduhan ke AHY terkait SPPG Dinilai Tak Proporsional, Pengamat: Publik Harus Rasional
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
SD Islam Al-Azhar Kelapa...
SD Islam Al-Azhar Kelapa Gading Surabaya Raih Posisi 5 Besar TKA 2026
Berita Terkini
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved