Angkatan Laut Prancis Selamatkan 166 Migran dari Laut yang Membeku
Minggu, 18 Desember 2022 - 16:20 WIB
loading...
Angkatan Laut Prancis Selamatkan 166 Migran dari Laut yang Membeku. FOTO/Reuters
A
A
A
LILLE - Lebih dari 160 migran yang mencoba mencapai Inggris dengan perahu tipis diselamatkan dari air yang membeku di Selat Inggris, Jumat (16/12/2022) malam. Penyelamatan ini dilakukan hanya beberapa hari setelah kecelakaan kapal yang fatal, kata pejabat Prancis, Sabtu (17/12/2022).
Sekitar 50 orang di atas kapal "dalam kesulitan" di lepas pantai Prancis utara diselamatkan oleh kapal Angkatan Laut dan dibawa ke pelabuhan Calais, kata pejabat maritim regional, seperti dilaporkan AFP.
Baca: Italia Setuju Terima Lebih dari 500 Migran dari Kapal Penyelamat
Kapal Angkatan Laut lainnya menyelamatkan 31 migran karam lainnya di area yang sama dan membawa mereka ke pelabuhan Boulogne. Sementara Penjaga Pantai membawa 45 orang lagi ke darat di Calais, setelah mereka mengeluarkan panggilan darurat, sementara sekoci pergi untuk membantu 40 orang lagi di dekatnya.
Tahun ini, lebih dari 40.000 migran - sebuah rekor - telah mencapai Inggris dengan perahu dari Prancis utara. Puluhan ribu migran itu mempertaruhkan nyawa mereka untuk melintasi salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia, seringkali dalam kondisi cuaca yang berbahaya.
Sekitar 50 orang di atas kapal "dalam kesulitan" di lepas pantai Prancis utara diselamatkan oleh kapal Angkatan Laut dan dibawa ke pelabuhan Calais, kata pejabat maritim regional, seperti dilaporkan AFP.
Baca: Italia Setuju Terima Lebih dari 500 Migran dari Kapal Penyelamat
Kapal Angkatan Laut lainnya menyelamatkan 31 migran karam lainnya di area yang sama dan membawa mereka ke pelabuhan Boulogne. Sementara Penjaga Pantai membawa 45 orang lagi ke darat di Calais, setelah mereka mengeluarkan panggilan darurat, sementara sekoci pergi untuk membantu 40 orang lagi di dekatnya.
Tahun ini, lebih dari 40.000 migran - sebuah rekor - telah mencapai Inggris dengan perahu dari Prancis utara. Puluhan ribu migran itu mempertaruhkan nyawa mereka untuk melintasi salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia, seringkali dalam kondisi cuaca yang berbahaya.
Lihat Juga :