Jenderal Teheran Sesumbar Tak Ada Musuh yang Berani Ancam Iran

Minggu, 18 Desember 2022 - 00:26 WIB
loading...
Jenderal Teheran Sesumbar...
Seorang jenderal Iran sesumbar bahwa militer negaranya sudah menjadi kuat sehingga tak ada musuh yang berani mengancam. Foto/REUTERS
A A A
TEHERAN - Seorang jenderal Iran sesumbar bahwa negaranya telah menjadi begitu kuat sehingga tidak ada musuh yang berani mengancam karena pertimbangan biaya serangan militer yang ditanggung.

Kepala Organisasi Pertahanan Sipil Iran, Brigadir Jenderal Gholam Reza Jalali, mengatakan keberhasilan Teheran dalam mendapatkan kekuatan penangkal penuh telah membuat serangan militer terhadap Iran menjadi pilihan yang tidak dapat dilakukan musuh.

Jalali, seperti dikutip Tasnim News Agency, Sabtu (17/12/2022), mengtakan latihan perang reguler, langkah-langkah untuk memperkuat kekuatan pertahanan, dan mencapai tingkat pencegahan penuh telah mengambil opsi perang militer dari meja musuh.

Dia juga menyoroti kemajuan Iran dalam industri drone, dengan mengatakan musuh tidak dapat menerima Iran sebagai kekuatan regional di sektor ini, itulah sebabnya mereka berusaha untuk merugikan Iran di bidang non-militer lainnya.

Baca juga: Penamapakan 4 Jet Tempur Siluman F-35 Israel Simulasikan Serangan terhadap Iran

Dalam komentar yang dibuat awal bulan ini, Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran Mayor Jenderal Mohammad Hossein Bagheri mengatakan kekuatan militer Teheran menjadi pencegah yang kuat sehingga tidak ada kapal induk Amerika Serikat (AS) yang dikerahkan ke Teluk Persia selama dua tahun terakhir, tinggal lebih dari 1.000 kilometer jauhnya dari pantai Iran.

“Angkatan Bersenjata Iran terus memantau pergerakan musuh di seluruh wilayah,” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Fasilitas Baru Arab...
Fasilitas Baru Arab Saudi, Umrah Berkali-kali dalam Setahun Cukup Ajukan Visa 1 Kali
Rekomendasi
Mudah Emosi dan Defensif?...
Mudah Emosi dan Defensif? Ternyata Kurang Tidur Bisa Jadi Penyebab Utamanya
Ditahan di Rutan KPK,...
Ditahan di Rutan KPK, Febrie Adriansyah: Alat Bukti Masih Didalami, Belum Cukup Dilakukan Penahanan
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Berita Terkini
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved