AS Hendak Kirim Sistem Rudal Patriot ke Ukraina, Ini Peringatan Keras Rusia

Kamis, 15 Desember 2022 - 19:04 WIB
loading...
A A A
“Keputusan kolektif kami untuk mendukung Ukraina akan terus kuat, sekarang, sepanjang musim dingin, dan selama Ukraina berhasil. Kami akan mempertahankan dan meningkatkan dukungan keamanan, kemanusiaan, dan ekonomi kami untuk Ukraina,” kata Blinken pada saat itu. "Kami juga akan terus menaikkan biaya pada Kremlin," katanya lagi.

Zakharova mengatakan kepada wartawan bahwa semua senjata yang dipasok oleh negara-negara Barat ke Ukraina akan menjadi target Rusia.

"Kami ingin mengingatkan Anda bahwa semua senjata yang dipasok oleh Barat ke Ukraina adalah target militer yang sah untuk Angkatan Bersenjata Federasi Rusia dan akan dihancurkan atau direbut, seperti yang telah berulang kali dikatakan negara kami," katanya, seperti dikutip Newsweek.

Sebelumnya, Kedutaan Rusia di Washington mengatakan kemungkinan pengiriman sistem pertahanan rudal Patriot ke Ukraina bersifat provokatif dan dapat menyebabkan konsekuensi yang tidak dapat diprediksi.

Sistem pertahanan rudal Patriot berbasis darat akan menjadi rudal surface-to-air tercanggih yang diberikan Washington kepada Kiev sejak perang dimulai. Menurut Aliansi Advokasi Pertahanan Rudal, dengan jangkauan lebih dari 65 mil, senjata itu dapat mendeteksi, melacak, dan melibatkan drone, rudal jelajah, dan rudal balistik jarak pendek atau taktis.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Pentagon Buka Arsip...
Pentagon Buka Arsip UFO, Ungkap Bola Bercahaya Misterius di Langit AS
Soal Ujian Bocor, India...
Soal Ujian Bocor, India Blokir Telegram jelang Tes Masuk Kampus Kedokteran
Rekomendasi
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Tahun Baru Islam 1448...
Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Kebangkitan Umat Islam Hadapi Tantangan Global
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Berita Terkini
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Infografis
Presiden Ukraina Zelensky:...
Presiden Ukraina Zelensky: China Memasok Senjata ke Rusia!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved