China Siap Balas Sanksi Baru AS Terkait Hak Asasi Muslim Uighur

Jum'at, 10 Juli 2020 - 19:26 WIB
loading...
China Siap Balas Sanksi...
Sekretaris Partai Komunis Xinjiang Chen Quanguo. Foto/REUTERS
A A A
BEIJING - China mengancam mengambil langkah balasan terhadap Amerika Serikat (AS) yang menerapkan sanksi pada para pejabat senior Beijing terkait tuduhan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) pada Uighur.

Beijing menganggap sanksi baru AS itu sangat merusak hubungan bilateral yang telah memburuk akibat berbagai isu mulai dari cara China menangani wabah virus corona hingga cengkeraman China di Hong Kong.

AS menerapkan sanksi pada Sekretaris Partai Komunis Xinjiang Chen Quanguo, anggota Politbiro China dan tiga pejabat lainnya.

Pejabat senior AS menganggap Chen sebagai pejabat tertinggi China yang mendapat sanksi AS. “Keputusan itu bukan lelucon. Tidak hanya dalam hal simbolik dan dampak reputasi, tapi memiliki arti nyata pada kemampuan orang itu bergerak ke penjuru dunia dan berbisnis,” kata pejabat AS.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) China Zhao Lijian menyatakan di Beijing bahwa keputusan AS merupakan intervensi serius pada masalah China.

“Terkait aksi salah itu, China akan menerapkan langkah balasan pada para pejabat AS dan organisasi AS yang menunjukkan perilaku mengerikan terkait masalah Xinjiang,” ungkap Zhao. (Baca Juga: Walikota Seoul Tulis Surat Minta Maaf Sebelum Ditemukan Meninggal)

“Kami mendesak AS memperbaiki keputusan salah ini. Jika AS terus melanjutkan, China akan mengambil langkah balasan yang tegas,” papar dia. (Lihat Infografis: Pesawat-Pesawat Canggih yang Masuk Daftar Beli Indonesia)

Sanksi AS diterapkan berdasarkan Undang-undang Global Magnitsky yang memungkinkan pemerintah AS menarget para pelanggar HAM di penjuru dunia dengan membekukan semua aset di AS, melarang perjalanan di AS dan melarang warga AS berbisnis dengan mereka. (Lihat Video: Maria Lumowa Berhasil Diekstradisi ke Indonesia, Simak Kronologis Lengkapnya)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Menteri Israel Kecam...
Menteri Israel Kecam AS karena Berdamai dengan Iran: Perilaku Tak Baik!
Rekomendasi
5 Pangdam Lulusan Akmil...
5 Pangdam Lulusan Akmil 1997 Teman Satu Angkatan Danpaspampres Mayjen Edwin Adrian Sumantha
Ketua BEM FH UBK Akui...
Ketua BEM FH UBK Akui Terima Rp20 Juta, DPR: Polri Harus Investigasi
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Tak Lagi Memadai
Berita Terkini
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved